Permainan Bola Basket Mini

Permainan Bola Basket Mini

Ide ini sudah timbul sejak 2005. Terinspirasi menurut adanya Volley Ball Mini serta maraknya Futsal akhir-akhir ini, maka aku mencoba buat membangun Basketball Mini.

Berawal menurut sebuah keprihatinan karena kurangnya minat anak-anak SD serta SMP menggeluti olahraga Bola Basket. Kurangnya minat ini memang sangat beralasan karena olahraga Bola Basket seolah hanya diperuntukkan bagi mereka yang bertubuh tinggi karena ketinggian ring standard merupakan tiga,05M, bagi anak-anak seumuran mereka tentu akan kesulitan buat memasukkan bola.

Tidak timbul tujuan merusak platform permainan Bola Basket, aku hanya ingin menanamkan dasar permainan Bola Basket, bagimana drible, bagaimana passing, bagaimana lay-up. Olahraga apapun kepada dasarnya merupakan habit, jikadilatih secara continue sejak dini mutlak bisa dikuasai.

Hampir nir timbul rules yang berubah menurut peraturan baku permainan Bola Basket, nir mirip streetball yang selama ini marak.  Semua peraturan mengadopsi menurut peraturan Perbasi, kami hanya mengubahnya sedikit, diubahsuaikan beserta lebar lapangan. Perubahan tersebut merupakan :

Ukuran Lapangan Basketball Mini merupakan seukuran lapangan Bola Volley, 18 x 9 meter (selanjutnya lihat detail gambar di www.arfnans.blogspot.com).

Tinggi ring merupakan 2,80 M, Diameter ring 40 centimeter, Bola yang digunakan merupakan uk. 6.

Jumlah pemain merupakan 4 versus 4.

Penghitungan nomor merupakan point 1 buat memasukkan bola menurut dalam area, serta point 2 memasukkan bola menurut luar area.Free throw hanya dilakukan sekali, serta hanya dijaga sang 1 pemain menurut masing2 tim.

Lama permainan merupakan 2 x 10 menit continues (ketika kotor, mirip pertandingan sepakbola).

Tidak timbul three second violation, serta 24 second violation diganti 15 second.

Aku membutuhkan tak sinkron saran mitra-mitra buat menyempurnakan rules permainan Basketball Mini ini sekaligus memasyarakatkannya.

Aku bermimpi dimasa yang akan datang, setiap sekolah SD serta SMP di Indonesia bisa memiliki satu tim Bola Basket, serta kompetisi Basketball Mini bisa diadakan minimal setahun2X. Kelak Basketball Indonesia akan menjadi macan Asia, atau minimal timbul satu pemain NBA berasal menurut Indonesia.

Semarang, 09 Juni 2011.

Perkembangan Bola Basket kepada Kota Jember

Perkembangan Bola Basket di Kota Jember

Saat ini Saya ingin sekali menuliskan tentang kota kelahiran Saya, Jember di Jawa Timur. Saya lahir di sana tahun 1979 & tumbuh akbar kepada periode tahun 1979 hingga 1997 awal. Jember adalah kota administratif kepada awalnya, namun kemudian berubah menjadi kota kabupaten. Budaya pertanian, perkebunan & perdagangan sangat terasa kental di kota ini, ditambah keberadaan beberapa pondok pesantren di segala penjuru kota, menambah aura religius dalam kesehariannya.

Untuk sebuah kota kabupaten, Jember berubah menjadi sebuah kota yg maju, dari pandangan Saya. Apa saja indikatornya? Untuk ukuran kota kabupaten, Jember, adalah salah satu kota yg memiliki sistem transportasi dalam kota, bernama angkutan kota (orang Jember menyebutnya LIN), & bis kota DAMRI. Tidak berhenti di situ, Jember juga memiliki layanan taksi di awal tahun 90-an. Indikator lainnya adalah Jember memiliki pusat perbelanjaan yg digawangi sang Matahari Grup, memakai konsep Departemen Store-nya di Johar Plaza. Ditambah fasilitas bioskop Cineplex 21, meski film yg diputar terlambat beberapa minggu dibandingkan memakai film yg diputar di Surabaya.

Saya tumbuh memakai akbar memakai budaya karnaval buat memperingati ulang tahun kemerdekaan. Saya jangan lupa sejak duduk di bangku TK, Saya sudah mengikuti karnaval keliling kota memakai kostum norma. Tidak hanya itu, cabang olahraga yg banyak dimainkan anak-anak kepada masa itu cukup variatif. Tidak hanya sepak bola, namun juga tenis meja, tenis lapangan, bola voli, renang & bola basket. Pada masa SMP hingga SMA, Saya cukup aktif mengikuti kompetisi olahraga yg terdapat, terutama bola basket. Untuk ukuran kota kabupaten, cabang olahraga basket cukup berkembang & banyak diminati sang kalangan remajanya. Terbukti ketika ini telah tersedia banyak fasilitas lapangan basket yg indah di kota Jember.

Kemampuan bermain bola basket di masa remaja, masih terbawa hingga hari ini. Meski umur sudah nir belia lagi, Saya selalu berusaha buat mencari kesempatan bermain bola basket beserta sahabat-sahabat di kota Bandung. Bahkan bila Saya kembali ke Jember, Saya pastikan akan selalu membawa perlengkapan bermain bola basket di dalam tas Saya. Agar Saya dapat bermain beserta sahabat-sahabat yg masih tinggal di Jember.

Pada ketika itu, aura kompetisi NBA di Amerika Serikat sudah masuk juga ke kota Jember. Saya dapat menyaksikan seseorang mega bintang, Michael Jordan, meliuk-liuk melakukan slam dunk ke ring lawan. Acara NBA di televisi partikelir waktu itu selalu Saya ikuti sebelum pergi bermain di lapangan, menjadi bahan ilham bermain tentu saja.

Demikian kisah Saya tentang kota Jember & bola basket.

Salam!

Pengembangan Karakter Melalui Olahraga

Pengembangan Karakter Melalui Olahraga

PENGEMBANGAN KARAKTER MELALUI OLAHRAGA a. Hakikat Karakter Karakter artinya cara berpikir & berperilaku yg menjadi ciri  tiap individu buat hidup & berhubungan, baik dalam lingkup keluarga, warga, bangsa & negara. Individu yg berkarakter baik artinya individu yg bisa memproduksi keputusan & siap mempertanggungjawabkan tiap dampak dari keputusan yg didesain. Terdapat sembilan pilar karakter yg berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu: (1) karakter cinta Tuhan & segenap kreasi-Nya, (2) kemandirian & tanggungjawab, (3) kejujuran, amanah & diplomatis, (4) hormat & santun, (lima) dermawan, suka tolong-menolong & gotong royong dan kerjasama, (6) percaya diri & pekerja keras, (7)  kepemimpinan & keadilan, (9) baik & rendah hati, (9) karakter toleransi, kedamaian & kesatuan (Suyanto, Urgensi Pendidikan Karakter, https://mandikdasmen.kemdiknas.go.id/ web/ pages/urgensi.html). Karakter merupakan sebuah konsep moral yg tersusun dari sejumlah karakteristik yg mampu dibuat melalui aktivitas olahraga. Setidaknya terdapat nilai-nilai yg baik yg mampu dibuat melalui aktivitas olahraga, antara lain: rasa kasih sayang (compassion), keadilan (fairness), sikap sportif (sport-personship), & integritas (integrity) (Weinberg & Gould.2007:552). Menurut Martens, buat membentuk karakter peserta didik mampu ditempuh dengan tiga termin: (1) mengidentifikasi prinsip-prinsip karakter yg akan ditransferkan, (2) mengajarkan prinsip-prinsip karakter, & (3) menaruh kesempatan kepada peserta didik buat mempraktikkan karakter.  Pada termin mengajarkan prinsip-prinsip karakter meliputi enam strategi pendekatan yg digunakan, yaitu: (1) menciptakan suasana moral tim yg safety, (2) model sikap moral, (3) menyusun regulasi buat sikap yg baik, (4) menandakan & mendiskusikan sikap moral, (lima) memakai & mengajarkan pengambilan keputusan yg etis, & (6) memotivasi pemain buat mengembangkan karakter yg baik. Pada termin menaruh kesempatan kepada partisipan olahraga buat praktik melalui rutinitas sikap yg baik dalam setiap latihan & pertandingan, & menaruh bantuan perdeo bagi olahragawan, instruktur, & pembina olahraga yg mempunyai sikap karakter yg baik. Pada termin identifikasi karakter yg perlu ditanamkan kepada para partisipan akitivitas olahraga di antaranya seperti yg terangkum dalam tabel berikut ini (Martens, 2004: 59). Identifikasi karakter olahraga & nilai-nilai moral yg ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari atau dalam aktivitas olahraga. 1. Rasa hormat – Dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghormati kepada orang lain
Menghormati peralatan bermain
Menghormati kepada lingkungan
Menghormati kepada diri sendiri

– Dalam Aktivitas Olahraga

Menghormati peraturan permainan & tradisinya
Menghormati versus bermain
Menghormati para ofisial
Menghormati kemenangan atau kekalahan

2. Bertanggung jawab – Dalam Kehidupan Sehari-hari

Memenuhi kewajiban diri
Dapat dipercaya
Dapat mengontrol diri sendiri
Gigih

– Dalam Aktivitas Olahraga

Persiapkan diri sendiri buat menjadi yg terbaik
Tepat waktu saat berlatih & bermain
Disiplin diri
Dapat bekerja sama dengan mitra setim

3. Peduli – Dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghibur orang lain & berempati
Mudah memberi maaf
Murah hati & sayang (baik hati)
Menghindari mementingkan diri sendiri atau licik/nakal

– Dalam Aktivitas Olahraga

Bantu mitra setim buat bermain yg terbaik
Mendukung mitra setim saat tidak wajar
Murah hati dengan kebanggaan; pelit dengan kritikan
Bermain buat tim, bukan buat diri sendiri

4. Jujur – Dalam Kehidupan Sehari-hari

Jujur & terus terang
Bertindak dengan ketulusan hati
Dapat dipercaya
Berani melakukan sesuatu yg betul

– Dalam Aktivitas Olahraga

Bermain berdasarkan dengan aturan
Setia kepada tim
Bermain bebas dari obat-obatan
Mengakui kesalahan diri sendiri

lima. Adil – Dalam Kehidupan Sehari-hari

Mengikuti aturan yg baik
Toleransi (lapang dada) dengan orang lain
Mau menyebarkan dengan orang lain
Hindari mengambil untung dari orang lain

– Dalam Aktivitas Olahraga

Perlakukan pemain lain seperti perlakuan orang lain terhadap anda
Jujur dengan seluruh pemain, termasuk pemain yg berbeda sekalipun
Beri pemain lain kesempatan
Bermain buat menang dengan mengikuti peraturan

6. Menjadi warga warga yg baik – Dalam Kehidupan Sehari-hari

Menaati aturan & peraturan
Terdidik & menyatakan yg sebenarnya
Memberikan sumbangan kepada warga
Melindungi orang lain

– Dalam Aktivitas Olahraga

Menjadi model (contoh) yg baik
Berjuang buat yg terbaik
Berikan masukan kepada olahraga
Mendorong mitra seregu buat menjadi warga yg baik

Menurut Lumpkin, Stoll & Beller (Beller & Jennifer, 2002: 2)  dalam journal positive character development in school sport programs menyatakan: Two different types of character values exist and are evident in sport: social and moral. Typical social character values include loyalty, dedication, sacrifice, teamwork, and good citizenship (Lumpkin, Stoll & Beller, 2002), while moral values include honesty, fairness, fair play, justice, and responsibility. Social values, which are highly esteemed in our society, are about the real world and how society views the importance of social character. Moral values are first principles, meaning that they stand by themselves; if we violate any one of these, we violate people directly. Social values are positive assets but must be tempered by moral values. A person who has strong social character may have little or no moral character. An individual can be highly dedicated and loyal to an immoral cause. Because sport may foster social values, character development through sport should help athletes learn to weigh a social value against a moral value and then act on that moral value. Ada dua jenis nilai karakter yg muncul & terperinci terlihat dalam aktivitas olahraga yaitu nilai sosial & moral. Khas nilai karakter sosial meliputi loyalitas, dedikasi, pengorbanan, kerja tim, & kewarganegaraan yg baik. Sementara nilai-nilai moral yg meliputi kejujuran, keadilan, & tanggung jawab. Nilai-nilai sosial merupakan aset positif tetapi harus selaras dengan nilai-nilai moral. Seseorang yg mempunyai karakter sosial yg kuat mungkin mempunyai karakter moral sedikit atau tidak muncul. Karena olahraga mampu menumbuhkan nilai-nilai sosial, pengembangan karakter melalui olahraga harus membantu atlet buat  belajar menimbang nilai sosial terhadap nilai moral & kemudian bertindak kepada  nilai moral. Pengembangan karakter melalui olahraga mampu sistematis atau nonsistematis & melibatkan proses formal atau informal. Pendidikan karakter olahraga terorganisir mampu menaruh pengajaran & belajar kebiasaan moral yg baik. Meskipun program pendidikan formal mungkin lebih baik & pendidikan informal bertentangan dengan apa yg dikenal menjadi betul, baik, & adil, tetapi buat program pendidikan karakter agar berhasil, atlet membutuhkan keduanya & penalaran program, model kiprah, lingkungan yg mendukung, moral, filosofis yg kuat, komitmen anggota warga, orang tua, instruktur, pengajar, siswa, penguat, & media. b.  Model Salah satu  metode pembentukan karakter artinya melalui pembelajaran atau proses berlatih.  Menurut (Selleck, 2003: 36), muncul tujuh aksi krusial buat membimbing atlet menjadi olahragawan yg berkarakter baik. Tujuh aksi yg dimaksud meliputi langkah-langkah menjadi berikut: 1) Mengetahui Bagaimana buat Kalah Seorang pengajar pendidikan jasmani atau instruktur harus menjelaskan kepada siswa atau atletnya, bahwa dalam sebuah pertandingan itu  harus muncul yg menang & muncul yg kalah. Kekalahan bukan akhir segalanya karena kekalahan mampu digunakan menjadi bahan evaluasi, sekaligus menjadi parameter akan kemampuan diri & versus yg dihadapi. Agar seseorang atlet mampu memahami arti kekalahan, yg dilakukan sang pengajar atau instruktur artinya langkah-langkah menjadi berikut. Diskusikan dengan siswa atau atlet Anda perihal apa yg akan mereka lakukan andai saja mereka kalah. Jangan izinkan siswa/atlet Anda menyalahkan kekalahan karena cedera karena teman satu tim atau karena pengajar/instruktur. Bantu siswa atau atlet Anda mengenali konsekuensi atas kesalahan di lapangan. Diskusikan dengan siswa/atlet perihal konsekuensi kesalahan di lapangan seperti pemberian penalti yg hanya akan merugikan tim. Bantu siswa/atlet Anda mengendalikan stress dengan lebih baik, terus berupaya & terus menaikkan pengendalian emosi, jangan hanya bicara kemenangan. Dorong siswa/atlet Anda buat menaruh kebanggaan kepada musuhnya. Mereka harus selalu jangan lupa bahwa terkadang versus & instruktur mereka menampilkan permainan/unjuk kerja lebih baik. 2) Memahami Perbedaan antara Kemenangan & Kesuksesan Sebagian instruktur percaya, andai saja Anda menjadi pemenang dalam olahraga, Anda akan mencapai sukses, & Anda tidak akan sukses, andai saja Anda tidak menang. Sosiolog Marty Miller (dalam Selleck, 2003: 42) menyatakan bahwa kemenangan & kesuksesan tidak selaras. Sukses artinya usaha, perasaan yg baik, persahabatan, memberi bantuan, menambah keterampilan & mempunyai kegembiraan. Sementara kemenangan atau kegagalan dengan gampang mampu dicermati melalui output pertandingan. Kenyataan memberitahuakn bahwa kebanyakan instruktur yg diinginkan artinya kemenangan. Dalam sebuah pertandingan instruktur acapkali membicarakan, di sini kita hanya buat satu alasan, yaitu buat menang, & andai saja anda hanya buat bersenang-suka lebih baik anda pergi saja. Aika muncul atlet atau anak baru terselesaikan beranding, pertanyaan instruktur atau orang tua yg baik artinya tidak menanyakan apakah tadi anda menang, melainkan apakah anda tadi merasa suka dalam pertandingan, atau apa yg Anda pelajari dari pertandingan tadi? Steffi Graf, keliru satu pemain tenis terbaik global, membicarakan pencapaian atas keberhasilannya itu tidak begitu vital baginya, yg terpenting artinya bermain dengan baik, & berbuat yg terbaik di setiap pertandingan. Dengan demikian, yg dimaksud kemenangan artinya pencapaian output dicermati dari siapa yg menang, sedangkan kesuksesan artinya pencapaian output dicermati dari proses pendidikannya. Agar seseorang atlet mampu memahami disparitas antara kemenangan & kesuksesan, yg dilakukan sang pengajar/instruktur artinya dengan langkah-langkah menjadi berikut, (a) Ingatkan kepada siswa/atlet Anda bahwa mereka harus berpartisipasi di olahraga artinya buat kesenangan berolah raga itu sendiri. (b) andai saja mereka tidak suka, pengajar/instruktur  harus berbicara kepada mereka buat mencari memahami apakah itu hanya perasaan ad interim (mungkin karena performa yg tidak baik) atau masalah jangka panjang.  (c) pengajar/instruktur harus selalu mendukung perasaan mereka & abaikan mereka memahami bahwa Anda akan mendukung apa pun keputusan perihal karir olahraganya, (d) Ajari siswa/atlet Anda bahwa bekerja & berusaha dengan amanah artinya lebih baik dari kemenangan, (e) Bantulah siswa/atlet Anda bagaimana mampu menaikkan keterampilan & sportif dalam setiap permainan, (f) Ingatkan kepada siswa/atlet Anda bahwa orang yg paling sukses melakukan pekerjaan artinya karena mereka mencintainya bukan karena melihat bayaran yg besar(g) Hindari memakai pencapaian dengan mengacu kepada abang seniornya atau atlet lain yg lebih sukses  menjadi standar kesuksesan. 3) Menghormati Orang Lain Setiap orang yg terlibat dalam olahraga harus saling menghormati & menghargai. Menghormati & menghargai orang lain merupakan bagian vital dalam olahraga. Dalam olahraga muncul wasit, muncul atlet & muncul pelaih. Unsur-unsur ini harus saling menghargai berdasarkan keputusan & aturan yg muncul. Agar seseorang atlet mampu menghormati orang lain, yg dilakukan sang pengajar/instruktur artinya dengan langkah-langkah menjadi berikut, (a) hindari kebiasaan mengeluh atau menyalahkan orang lain karena kebiasaan ini memberitahuakn ketidakmampuan menjalankan kiprah & tanggung jawabnya menjadi pemain, (b) hindari tindakan selebrasi yg hiperbola waktu merayakan kemenangan karena selebrasi yg hiperbola mampu dikenal menjadi mengecilkan kemampuan versus. Justru yg terpenting artinya bagaimana menghampiri teman satu tim, karena tanpa teman mungkin Anda tidak bisa melakukan hal itu, (c) jangan membiarkan siswa/atlet Anda memakai nama ejekan, & jangan membiasakan berbicara kasar waktu berbicara kepada orang lain. Biasakan bicara kepada siswa/atlet  Anda perihal bagaimana cara yg baik berkomunikasi dengan orang lain, (d) perlakukan pemain lain dengan rasa hormat. Jangan membiarkan siswa/atlet Anda membicarakan perihal hal tidak baik kepada instruktur versus, official, atau pun pemainnya. Aika muncul masalah, katakan langsung kepada orangnya & bicarakan kepadanya dengan baik-baik, (e) jangan lupa bahwa siswa/atlet Anda punya hak buat bermain & jangan hingga merasa  malu atas komentar anda, (f) andai saja Anda betul-betul tidak bisa melewati pertandingan tanpa mempermalukannya, pastikan Anda berada di jarak yg agak jauh menjadi akibatnya komentar Anda tidak mampu didengar, andai saja tidak mampu menahan lebih baik Anda meninggalkannya, (g) ajarkan kepada siswa/atlet buat membiasakan berterimakasih kepada pengajar/instruktur. Ini artinya bagian dari mengajari siswa/atlet Anda perihal mengenali & menghargai apa yg orang lain lakukan terhadapnya. 4) Bekerja Sama dengan Orang Lain Olahraga merupakan arena kompetisi. Dalam arena kompetisi umumnya dikenal menjadi persaingan satu sama yg lain demi menjadi keliru satu menjadi pemenang atau yg kalah. Meski demikian, dalam olahraga poly kesempatan bagi individu buat bekerja sama satu dengan yg lain. Salah satu yg paling nyata artinya kerjasama satu tim buat memenangkan pertandingan. Olahragawan pula berkesempatan buat berhubungan dengan para pejabat, politisi, versus main, ataupun penonton. Dalam menaikkan kerjasama dengan orang lain mampu dilakukan dengan cara-cara menjadi brikut. Pastikan siswa/atlet Anda perihal kerjasama seperti apa yg Anda harapkan darinya. Beri mereka contoh yg terperinci seperti Saya harap anda mendukung seluruh anggota tim bukan hanya teman dekatmu. Mulailah dengan sistem reward atau kebanggaan dengan menaruh bantuan perdeo karena tingkah laku kerjasama mereka baik. Contohnya, andai saja Anda memunyai siswa/atlet pemain bola basket, anda mampu menghitung berapa poly beliau mengoper bola, & ajaklah pergi minum es krim dengan andai saja beliau mampu mencapai angka besar, contohnya 50 operan bola. Libatkan pemain dalam menentukan misi awam, mengambil keputusan & diskusikan tujuan-tujun yg hendak dicapai dengan berkomunikasi secara terbuka & acapkali. Anjurkan memproduksi kelompok latihan dengan melibatkan teman yg sulit & tidak disukai meskipun ini pekerjaan yg sulit lima) Tunjukkan Integritas Integritas artinya seseorang yg amanah, mempunyai prinsip yg kuat, & konsisten terhadap ketentuan yg muncul meskipun terkadang berhadapan dengan pilihan yg sulit, jauh dari tekanan & godaan. Diceritakan sang Seleck (2003: 119-122) muncul pegolf amatir di AS yg bernama Howard tengah berlomba kepada kualifikasi kejuaaraan amatir. Dalam perlomban tersebut diatur bahwa setiap pegolf hanya diperbolehkan memakai satu jenis bola. Ketika beliau di lapangan & beliau mengetahui bahwa bola yg muncul di tasnya muncul dua jenis bola, apa yg beliau lakukan? Orang berpikiran beliau akan mengembalikan ke caddy-nya, ternyata beliau mendiskualifikasi dirinya sendiri. Bagi beliau kemenangan tidak sepenting integritas pribadinya. Dalam mengembangkan integritas kepada siswa atau atlet mampu dilakukan dengan cara-cara menjadi berikut. Jangan tanamkan kepada siswa atau atlet bahwa kemenangan artinya segala-galanya. Tanamkan sikap sportif & menghargai versus lebih vital daripada suatu pencapaian. Pentingkan kejujuran menjadi sebuah nilai dalam keluargamu. Beriakan contoh dari kejujuran & kebenaran. Jangan pernah minta siswa/atlet Anda buat berbohong. Biarkan siswa atau atlet Anda  melihatmu melakukan kejujuran. Lakukan kesalahan & abaikan siswa atau atlet Anda melihat bagaimana anda memperbaikinya. Dalam olahraga gampang diketahui mana yg keliru & mana yg betul. Bantulah siswa atau atlet Anda mengapresiasi & menghargai peraturan pertandingan yg muncul. Ingatkan siswa atau atlet anda bahwa kemenengan diperoleh andai saja peraturan yg muncul diikuti dengan baik. Tekankan kepada siswa/atlet Anda jangan berlaku kasar yg cenderung mencelakai versus karena mampu menyebabkan luka berfokus bagi versus atau bagi Ada sendiri. 6) Tunjukkan  Rasa Percaya Diri Atlet yg mempunyai rasa percaya diri (self confidence) yg baik percaya bahwa dirinya akan mampu menampilkan kinerja olahraga seperti yg diharapkan (Weinberg & Gould, 2007:324). Rasa percaya diri akan membawa seseorang mampu, (a) membangkitkan & mengendalikan emos positif  (b) lebih gampang berkonsentrasi kepada aktivitas yg dijalani, (c) tidak gampang patah semangat atau putus harapan dalam berupaya mencapai asa, (d) cenderung mengembangkan berbagai strategi buat memperoleh output kerjanya & berani mengambil resiko atas strategi yg dipilihnya. Untuk mengembangkan rasa percaya diri kepada siswa/atlet mampu dilakukan dengan cara-cara menjadi berikut, (a) sebisa mungkin abaikan siswa/atlet  Anda menentukan keputusan mereka sendiri, (b) bantulah  siswa/atlet  Anda menaikkan kompetensi olahraga mereka. Habiskan waktu berlatih dengan mereka, (c) dukung siswa/atlet  Anda baik dalam sebuah tim atau tidak masuk tim, (d) ekspresikan kepercayaan diri kepada siswa/atlet  Anda, berikan mereka poly feedback yg positif, (e) ajari siswa/atlet  Anda bagaimana mendeskripsikan sesuatu, yaitu gambaraan perihal penampilan mereka sendiri dikala sukses dalam situasi apa pun, (f) setiap siwa/atlet diminta merasakan & menghayati penampilan yg terbaik berdasarkan kemampuan yg dimiliki. Agar perasaan berhasil ini mampu dicapai seseorang atlet usahakan mengembangkan harapan yg tidak terlalu hiperbola & mendekati realitas kemampuan yg dimilikinya. Namun, harapan ini secara bertahap hendaklah senantiasa  semakin semakin tinggi, (g) berikan apresiasi atas apa yg dilakukan atlet secara wajar terutama bila  mampu memeragakan suatu keterampilan yg berdasarkan dengan harapan, berikan kesempatan kepada siswa/atlet belajar dengan model yg diberikan lewat media audio visual, (h) berikan persuasi verbal, yaitu pernyataan yg membesarkan hati atlet, bisa berasal  dari instruktur, pembina, orangtua, atau bahkan dari diri atlet yg bersangkutan. Pada situasi demikian, pengajar/instruktur seyogyanya menghindari tindakan mencela & berusaha menaruh pernyatan yg bernada positif. 7) Memberikan Kembali (Giving Back) Memberikan kembali mempunyai maksud sesudah olahragawan berhenti menjadi atlet yg masih aktif hendaknya tetap melayani warga. Olahragawan yg telah masuk usia pensiun terkadang menghilang dari pemberitaan & tergusur leh atlet yg lebih muda. Untuk menghindari fenomena ini, dianjurkan para mantan olahragawan bisa mendorong anak-anak di sekitarnya buat mengembangkan bakat mereka buat mendukung kegiatan sekolah & warga. Dalam mengembangkan sikap giving back kepada siswa atau atlet mampu dilakukan dengan cara-cara menjadi berikut, (a) diskusikanlah dengan siswa/atlet Anda perihal pentingnya giving back. Tanyakan kepada mereka bagaimana mereka mampu berkhasiat bagi anggota keluarga yg lain, tetangga, orang-orang disekolah, teman bermain & kalangan olahraga lainnya & warga kepada umumnya, (b) diskusikan dengan siswa/atlet Anda perihal pentingnya kualitas seluruh pengalaman olahraga daripada menang atau kalah, (c) bantulah siswa/atlet Anda menentukan tujuan daripada kemenangan. Memang kemenangan bisa menjadi sebuah tujuan, tetapi mereka harus memeliki tujuan seperti kegembiraan atau berkerja buat tim. Itulah mengapa, mereka mampu membicarakan bahwa mereka tidak menang, tetapi mencapai tujuan mereka., (d) dukung siswa/atlet Anda buat give back kepada yg lainnya dengan cara mengajari orang lain kemampuan berolahraga atau kemampuan lainnya. NB: Tulisan ini diambil dari sebagian tulisan kepada bab kajian pustaka Tesis " Keefektifan/Pengaruh Hadiah Fair Play Terhadap Sportivitas, Fair Play &  Karakter Permainan Sepakbola" sang ( Wachid Sugiharto/Shugy Wahid ). Seyogyanya di sekolah, di kampus-kampus, di pesantren-pesantren di seluruh Indonesia makin membuka ruang yg lebih besar kepada kiprah/aksiologi ilmu keolahragaan. Ilmu keolahragaan menjadi mata kuliah wajib/dasar disemua kampus-kampus di Indonesia. Buka lowongan kerja dosen/pengajar/ilmuwan ilmu keolahragaan disemua kampus-kampus di Indonesia. Salam olahraga, olahpikir & olahrasa. Semoga Bermanfaat:) Hp.08175495994

Pengalaman Sukses Bermain Basket

Pengalaman Sukses Bermain Basket

Olahraga basket artinya olahraga yang menyenangkan & pula tidak mengecewakan berisiko. Olahraga basket pula memerlukan kerja sama tim yang sangat baik.

Awal mula aku mengenal basket dikala kelas 2 SMP namun dikala itu hanya ketertarikan semata, Ketertarikan kepada basket aku terdapat balik  dalam aku masuk SMA, awal mula itu aku di ajak kaka kelas aku dikala di SMP buat main basket, dikala itu aku merasa sangat canggung karena aku sangat tidak mahir bermain basket. Dengan seiring berjalannya waktu & ajakan teman aku buat mengikuti ekstrakulikuler basket akhirnya aku mencoba latihan-latihan dasar di sekolah aku yang di ajarkan tertentu oleh senior aku waktu itu, usang kelamaan aku mulai mahir main basket walau tidak seberapa. 2 minggu sesudah latihan aku dipilih buat mengikuti turnamen basket pertama kalinya bagi aku tingkat SMA di Jakarta, dikala itu aku merasa canggung, gugup karena melihat lawan-lawan aku yang sudah mahir dari aku, sedangkan aku tidak terdapat apa-apanya dibandingkan mereka & akhirnya sekolah aku kalah telak. Dari insiden itu aku mulai latihan beserta berfokus dimulai dari yang dasar, fisik, hingga yang tersulit pun. Saat kelas 2 SMA aku & teman aku mulai latihan di luar sekolah yaitu di GOR gorgol, GOR kebon jeruk, taman menteng, waduk pluit, disana aku bergabung beserta orang yang sedang main basket kemudian aku bergaul beserta mereka & mendapatkan ilmu poly ihwal basket, aku diajarkan beserta mereka beserta cara tidak mengecewakan mengasikan, seiring berjalannya waktu aku mulai mahir beserta namanya main basket, ya itu semua terbawa hingga dikala ini. Prestasi pun hanya mampu masuk di 4 besar di turnamen tingkat SMA di Universitas Mercu Buana. Yuk simak dasar main basket!

Dribbling bola beserta jarak yang sangat dekat beserta tanah terlebih dahulu, kemudian beserta sikap kuda-kuda, kemudian di lanjutkan beserta sikap berdiri, semua di awali beserta tangan kanan ke tangan kiri, memang tangan kiri itu bagi kebanyakan orang awam itu sangat sulit buat Dribbling bola, akan namun itu hanya sesaat, pengalaman aku, aku melakukan beserta tangan kiri itu di paksa oleh aku sendiri buat memantulkan bola jadi usang kelamaan tangan kiri kita itu terbiasa buat melakukannya.
Lay-upkarena aku akan melakukan lay-up kanan terlebih dahulu, arahkan gerakan ke sisi kanan ring. Pastikan mendekati ring beserta jarak nisbi supaya gampang membidik, namun jangan terlalu dekat hingga tepat di bawahnya. Saat jarak sudah mendekati garis freethrow disisi kanan mulai bersiap merogoh aba-aba buat 2 langkah mulai dari kaki kanan ke arah kiri kemudian lompat & lempar bola beserta tangan yang sedikit melambai akan namun menggunakan tenaga sedikit di kotak atas ring.
Shootingawalnya pegang bola beserta cara tangan kiri diatas tangan kanan, mirip alfabet L kemudian rentangkan kaki selebar bahu hingga merasa nyaman beserta posisinya, kemudian dorong bola beserta tangan kanan ke ring yang dituju, lakukan secara berulang. Jujur aku pula nisbi susah belajar Shootingsaat itu hingga sungguh lurus.
Passingada poly sekali macam jenisnya namun disini aku akan jelaskan beberapa saja,
Overhead passteknik oper bola ini dilakukan beserta cara bola di pegang diatas kepala kemudian lempar atau passingke teman. Biasanya teknik aku lakukan waktu dikala counter attack,
Chest passcaranya artinya bola dipegang kemudian letakan di depan dada, kemudian dorong atau lempar bola kedepan beserta tujuan teman 1 tim. Teknik ini membutuhkan akurasi yang tidak mengecewakan bagus,
Bounce passcaranya artinya pegang bola di depan dada kemudian pantulkan ke tanah hingga bola itu mantul ke teman 1 tim. Teknik ini
bisa di gunakan beserta 1 tangan juga 1 tangan.
Pivotyang berarti tumpuan ini sangat penting buat melakukan gerakkan menipu lawan mengerakkan badan beserta tumpuan keliru satu kaki beserta kedua tangan yang menjaga bola dari lawan. Perlu diingatkan kaki sebagai poros atau tumpuan tidak boleh ikut bergerak.

Semua itu lakukan berulang hingga sungguh mahir & pula bisa ditambahkan beserta seni di dalam basket, entah itu crossoverdan lain-lain. Sukses itu tergantung kita buat mempelajarinya itu semua & jangan malu buat belajar walau anda di tertawakan mirip aku dulu tetap lakukan latihan itu hingga anda sungguh mahir.

Peluang Indonesia Gelar Piala Dunia Basket 2023 Membesar

Peluang Indonesia Gelar Piala Dunia Basket 2023 Membesar

Liputan6.com, Jakarta- Peluang Indonesia menggelar Piala Dunia Bola Basket 2023 semakin terbuka. Komite Evalusi Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) terkesan dengan kemajuan persiapan Indonesia buat Piala Dunia Bola Basket 2023.

"Akhir Mei dan awal Juni saya melakukan peninjauan ke venue ini, kini saya lihat kemajuan sangat pesat. Sepertinya Indonesia bekerja bukan 24 jam, akan namun 48 jam sehari," tutur Ingo Weiss, anggota komisi evaluasi saat meninjau Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (18/10).

Indonesia berniat menggelar Piala Dunia Bola Basket 2023 beserta Filipina dan Jepang. Weiss memuji persiapan ketiga negara tadi. Weiss hadir beserta Presiden Komisi Evaluasi FIBA, Hamane Biang dan Lubomir Kotleba.

"Negara negara ini sangat serius berkampanye dan kenaikan pangkat buat jadi tuan rumah," ujar Weiss. "Dengan total populasi 500 juta penduduk dengan trend bola basket tinggi, mereka berpeluang jadi tuan rumah. Tetapi kami jua masih wajib menilai negara negara lain," lanjut Weiss.

Penilaian posifit FIFA ini menciptakan Presiden SEABA, Erick Thohir gembira. "Memang masih terdapat kekurangan terutama di ruang ganti pemain, namun itu bisa kita tuntaskan setelah Asian Games 2018 selesai," tutur Erick yg jua Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Erick yakin renovasi buat ruang ganti lebih gampang dilakukan. "Perkiraan kami mungkin hanya perlu 20 persen berdasarkan aturan renovasi Istora saat ini," ungkapnya.

Pakar Basket AS Tunggu Pemain Indonesia Tembus NBA

Pakar Basket AS Tunggu Pemain Indonesia Tembus NBA

Jakarta – Associate Vice President, Basketball Operations NBA Asia, Carlos Barroca, menilai Indonesia punya peluang akbar buat mengirimkan pemain buat berkarier di NBA dalam masa depan. Komentar itu diutarakan saat Barocca melihat isu terkini anak-anak Indonesia yg mengikuti acara Junior NBA 2018. Barroca 

Carlos Barroca menyebutkan seluruh orang berpeluang menjadi pemain basket NBA. Menurutnya kesuksesan pemain berkarier di NBA tidak melulu soal postur tubuh, pemain akan tetapi jua ditentukan faktor kebesaran hati.

"Untuk menjadi pemain NBA yg hebat, Knda harus memiliki kebesaran hati. Banyak orang bertanya buat menjadi pemain NBA yg hebat harus memiliki postur tubuh yg tinggi. Namun, saya rasa itu bukan yg primer," kaya Barroca kepada wartawan di Cilandak Sports Center, Sabtu (24/3/2018).

"Basket itu olahraga buat seluruh, pemain berpostur pendek atau tinggi. Semua orang bisa bermain basket & postur tubuh bukan hal terpenting. Kalau Knda bertubuh pendek, Knda bisa menjadi pemain yg lincah & banyak pemain NBA yg tidak terlalu tinggi tetapi sukses. Intinya Knda harus memiliki kebesaran hati & bekerja keras. Knda jua harus mampu menaklukkan diri sendiri baru bisa mengalahkan orang lain," ucap Barocca yg memiliki pengalaman 35 tahun di industri olahraga itu.

Barocca berpesan agar anak Indonesia terus bekerja keras demi meraih impian menjadi pebasket di NBA. Barocca berpendapat, tidak muncul akibat yg bakal mengkhianati proses.

"Jadi, buat menjadi pemain NBA yg hebat Knda harus giat berlatih. Apakah mungkin seluruh orang jadi pemain NBA? Ya, tentu saja & kami akan sangat menantikan seorang pemain yg berasal dari Indonesia. Jika Knda berlatih giat, maka Knda akan mendapatkan hasilnya," tegas Barocca.

Junior NBA 2018 menjadi edisi kelima yg berlangsung di Indonesia. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Junior NBA 2018 bakal membagikan pengalaman unik buat anak Indonesia agar bisa mengikuti Junior NBA All-star di luar negeri bareng para peserta lainnya.

Olimpiade Rio Tim Basket AS Tekuk Prancis

Olimpiade Rio Tim Basket AS Tekuk Prancis

Liputan6.com, Rio de Janeiro – Tim basket Amerika Serikat (AS) balik  indikasi ketangguhannya sehabis menaklukkan Prancis 100-97 di penyisihan Grup A Olimpiade di Rio de Janeiro, di Carioca Arena 1, Rio de Janeiro, Senin (14/8/2016) dinihari WIB.

Dengan kemenangan ini, AS masih belum terkalahkan di kelompok ini. Dari lima kali pertandingan yang telah dimainkan, tim AS menyapu bersih seluruh laga itu beserta kemenangan.

Sebelumnya tim AS telah mengalahkan Tiongkok 119-62, Venezuela 113-69, Australia 98-88 serta Serbia 94-91.

Laga AS kontra Prancis seperti diperkirakan berlangsung ketat. Bahkan, AS yang diperkuat sejumlah pemain bintang di awal-awal pertandingan sempat ketinggalan pada pengumpulan nomor. Namun, mereka akhirnya dapat menutup kuarter pertama beserta keunggulan 30-24.   

Dominasi para pemain AS mulai terlihat di kuarter kedua serta menutup game ini beserta nomor relatif jauh 55-46. Pertandingan balik  berjalan seru di kuarter ketiga serta keempat, bahkan pengumpulan poin berlangung ketat. Namun, akhirnya tim juara bertahan berhasil mengakhiri pertandingan ini beserta skor 100-97.

Pertandingan AS melawan Prancis diwarnai aksi bintang NBA. AS yang dilatih Mike Krzyzewski antara lain diperkuat Jimmy Butler (Chicaho Bulls), serta Kevin Durant (Oklahoma City Thunder). Sedangkan Prancis memiliki lima bintang NBA, seperti Nicolas Batum (Charlotte Hornets), serta Joffrey Lauvergne (Denver Nuggets).

Can we get a high five for – 0?!

CONGRATS on the win #USABMNT! #USA 100#FRA 97 pic.twitter.com/gXXLkrUGkf
U.S. Olympic Team (@TeamUSA) August 14, 2016

NBA Durant 50 Poin, Warriors Malah Kalah berasal Blazers

NBA Durant 50 Poin, Warriors Malah Kalah berasal Blazers

Liputan6.com, Jakarta Juara bertahan Golden State Warriors menelan pil pahit saat dijamu Portland Trail Blazers dalam lanjutan NBA Rabu (14/dua/2018) atau Kamis (15/dua/2018) siang WIB. Meski Kevin Durant membuat 50 poin, Warriors kalah 117-123.

Berkunjung ke Moda Center, Warriors memulai laga bareng buruk. Di kuarter pertama, Blazers bisa membuat 40 poin berbanding 27. Blazers bahkan sempat unggul sampai 20 poin sebelum diperkecil sebagai hanya 12 poin saat jarak babak pertama. 

Warriors coba bangkit di kuarter tiga dimotori Durant. Pasukan Steve Kerr bisa memangkas jarak sebagai hanya tertinggal enam poin saat kuarter empat dimulai.

Usaha keras Warriors mengejar menyebabkan output di kuarter empat. Mereka bisa menyamakan skor 99-99 lewat tembakan tiga nomor Stephen Curry saat laga tersisa tujuh menit 10 detik.

Namun Warriors tidak pernah bisa berbalik unggul. Damian Lillard dan CJ McCollum tidak membiarkan Wariors memimpin. Aksi-aksi Lillard dan McCollum membuat Warriors nir pernah bisa mengejar lagi sampai laga usai.

NBA Bantu Perkembangan Bola Basket di Sumsel

NBA Bantu Perkembangan Bola Basket di Sumsel

Liputan6.com, Jakarta- NBA melanjutkan misi membantu perkembangan bola basket di Indonesia. Liga bola basket terbesar di mayapada itu akan menggelar lokakarya kurikulum Jr. NBA di enam kota di Sumatera Selatan.

Lokakarya ini diperlukan mampu menjangkau lebih berasal dua.000 instruktur & guru olahraga d Sumsel. Lokakarya ini memiliki tujuan mulia buat lebih memajukan olahraga basket di Sumatera Selatan. 

Pelatih & guru olahraga akan menerima bermacam-macam pembinaan, misalnya, pembinaan lapangan, pembinaan daya tahan & pengkondisian, serta pendidikan basket. Lokakarya ini rencananya akan berlangsung pada 18-29 September.

"Program Jr. NBA telah menjangkau seratus ribu lebih anak-anak, orangtua serta instruktur di Indonesia semenjak 2014. Program ini menyampaikan nilai positif olahraga serta pentingnya gaya hidup aktif & sehat," istilah Jim Wong, NBA Asia Associate Vice President of Marketing Partnership.

"Dengan ekstensi jangkauan hingga Sumatera Selatan, kami mampu melibatkan lebih poly instruktur & tenaga pendidik serta menetapkan standar mutu cara bermain & pembinaan basket yg betul di tingkat dasar."

Enam kota yg menerima kesempatan lokakarya kurikulum Jr NBA artinya Palembang, Baturaja, Muara Enim, Pagaralam, Lubuk Linggau & Sekayu.

Kami mendukung seluruh kegiatan yg memberdayakan pemuda Indonesia & kami pula sangat senang beserta ekstensi program Jr. NBA ke Sumatera Selatan, istilah Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin

Berikut artinya jadwal acara di enam kota:

– 18 September 2017: Palembang, Palembang Sport Convention Center. Untuk peserta berasal Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir & Kabupaten Ogan Ilir.

– 20 September 2017: Baturaja, Gedung Kesenian Baturaja. Untuk peserta berasal tempat Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan & Ogan Komering Ulu Timur.

– 22 September 2017: Muara Enim, Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim. Untuk peserta berasal Kabupaten Muara Enim, Penukal Akab Lematang Ilir & Kota Prabumulih.

– 25 September 2017: Pagaralam, Ruang Serbaguna SD Model (SD 74) Pagar Alam. Untuk peserta berasal Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat & Empat Lawang.

– 27 September 2017: Lubuk Linggau, Gedung Kesenian Lubuk Linggau. Untuk peserta berasal Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Mura & Muratara.

– 29 September 2017: Sekayu, Gelanggang Olah Raga Sekayu. Untuk peserta berasal Kabupaten Musi Banyuasin & Banyuasin.

Metallica Sumbang Poin Terbanyak Buat Mandiri

Metallica Sumbang Poin Terbanyak Buat Mandiri

Beberapa hari kemudian aksi Metallica menghasilkan penonton kagum. Dirinya lincah berakselerasi berasal poly sekali sudut lapangan. Metallica yg saya maksud bukan band metal legendaris Metallica yg beberapa waktu silam konser kepada GBK, akan akan tetapi seorang pemain basket putri yg mengenakan hijab waktu bertanding. 

Nama lengkapnya adalah Cassandra Trivicsthra Metallica. Aksi lincah Metallica saya saksikan waktu dirinya tampil memperkuat tim Bank Mandiri melawan tim Wijaya Karya, dalam eksebisi bola basket putri Porseni BUMN. Cassandra Metallica yg mengenakan jersey nomor 5, berperan menjadi motor agresi tim Mandiri. Gadis yg mengidolakan Aliando Syarif ini tampil trengginas menjadi peyumbang poin terbanyak buat tim Bank Mandiri. Metallica menghasilkan 9 poin yg membantu Mandiri kalahkan Wijaya Karya menggunakan skor 24-15.

(Cassandra Trivicsthra Metallica)

Banyak momen seru & lucu terjadi sepanjang pertandingan eksebisi. Saat jump ball babak pertama, para pemain berebut bola yg melayang kepada udara, bola yg diperebutkan malah melintir mengenai koordinator wasit. Banyak kesalahan elementer yg dilakukan oleh pemain ke 2 tim, keliru satunya adalah lupa balik bertahan sehabis selesai mencetak skor… hehehehe. Terjadi jua momen pemain andalan WiKa nomor 11 bernama Dewi sempat emosi sehabis terkena call waktu berusaha merebut bola berasal tangan Metallica. 

Seusai pertandingan eksebisi, Metallica & beberapa rekan timnya melakukan latihan kepada 1/2 lapangan. Sekitar 20 menit berselang, pemain putri yg berlatih satu-persatu meninggalkan lapangan, sebab lapangan akan digunakan jadi wilayah pertandingan final bola basket putra Porseni BUMN.

(foto bersama usai tanding eksebisi)

Saya bergegas menemui Metallica buat menyampaikan beberapa pertanyaan. Gadis yg bertugas kepada Plaza Mandiri ini menjawab pertanyaanku bahwa dirinya tidak terganggu bergerak waktu bertanding walaupun mengenakan hijab. Cassandra Metallica mengaku bahwa dirinya sudah bermain bola basket semenjak Sekolah Dasar, & masih rutin berlatih 2 kali seminggu, yg menghasilkan dirinya dapat tampil licah mencetak poly skor waktu bertanding.

Dewi, pemain Wijaya Karya bernomor 11 yg mencetak enam poin dalam eksebisi, jua sempat ku ajak bicara. Dewi mengungkapkan bahwa dirinya rutin berlatih 2 kali seminggu sehabis balik  kerja. Wanita yg jua mengenakan hijab waktu bertanding ini menyatakan harapannya supaya bola basket putri dapat dipertandingkan secara resmi dalam Porseni BUMN 2016.

(Dewi 'WiKa')

Tak usang berselang, suasana hall basket kepada GOR Brojosumantri mulai riuh menggunakan suara yel-yel pendukung tim basket putra Bank Mandiri & BRitama yg tampil kepada final. Sepanjang pertandingan suara riuh membahana, para suporter yg rata-rata adalah karyawan bank cukup kreatif dalam menyampaikan dukungan. Saya jadi tersenyum waktu suporter beberapa kali meneriakkan mars klub Persija dilatari bunyi drum yg ditabuh, & waktu mereka meneriakkan istilah 'defense, defense' mirip dalam pertandingan kepada kompetisi NBA… hehehe.

Setelah melalui konflik sengit yg beberapa kali diliputi ketegangan antar pemain, tim basket Mandiri akhirnya memenangkan partai final, unggul 50-42 atas tim Britama. Salah satu pemain andalan Mandiri, Barata menyatakan dirinya bangga dapat mengantarkan tim yg dibelanya lima kali berturut-turut menjadi juara bola basket Porseni BUMN. 

(Tim Bank Mandiri, juara basket Porseni BUMN 2015)

(Tim BRItama, runner up basket Porseni BUMN 2015)

Direktur BRI, Sulhelfi Abidin yg turut hadir menyaksikan final bola basket diberikan kehormatan menyampaikan pemberian  kepada 2 tim finalis. Tampak jjuga hadir beberapa direksi berasal Bank Mandiri, & mereka tampak ramah berbaur menggunakan ratusan karyawan, tanpa sungkan mereka mau diajak welfie bersama karyawan yg meminta foto bareng. Sulhelfi Abidin menyatakan bahwa pertandingan olahraga kepada Porseni BUMN menjadi kegiatan yg meniadakan keseganan karyawan terhadap direksi, semua bergembira bersama menyaksikan serunya pertandingan.