Hari Olahraga Nasional Peringatan buat Siapa

Hari Olahraga Nasional Peringatan buat Siapa

Image source: http://ecc.ft.ugm.ac.id/public/careernews/22/orig_1432282884_career_and_higher_edu_fair_juni_2015.jpg

Hari Olahraga Nasional Peringatan buat Siapa

Rupanya timbul sesuatu dibalik tanggal sembilan september, bukan udang bukan , melainkan Hari Olahraga Nasional. Baru pertama kali mendengar serta mengetahuinya? Kalau begitu saya banyak temannya. Ya, baru kemarin saya diberitahu kabar bahwa besok (09/09/2015) timbul peringatan berskala nasional. Padahal biasanya saya paling hafal hari-hari nasional, karena sticky notes di layar netbook isinya lebih banyak tanggal-tanggal penting daripada hal-hil yang kebanyakan orang tulis di sticky notes seperti tugas ini itu anu. Kembali lagi.

Dan benar, hari ini anak-anak sekolah terlihat kok lebih sumringah yah. Oh, ternyata kegiatan belajar mengajar ditiadakan karena diganti memakai kegiatan fisik alias olahraga buat menyambut Haornas ( Hari Olahraga Nasional) ini.

Kebetulan, di hari ini pun saya serta beberapa teman mengadakan penelitian di beberapa sekolah di kabupaten Jepara. Pagi-pagi kami tiba serta sempat ikut apel yang dilakukan sebuah sekolah negeri. Oya, ternyata sekolah-sekolah disini memang telah mengagendakan kegiatan olahraga seperti jalan santai di tiap sekolahnya. Jadilah tidak heran jikalau hari ini jalanan dipenuhi anak-anak sekolah yang berjalan-jalan,santai.

Di Balik Tanggal 9 September

Selama apel, saya sempat mendengarkan pertanyaan yang disampaikan galat satu guru yang menjadi pemimpin apel kepada murid-muridnya, Kenapa hari olahraga nasional diperingati tanggal 9?. Anak-anak permanen diam, mungkin berpikir sisannya tidak perduli. Kemudian guru tadi melanjutkan kalimat tambahan agar anak-anak tidak puas memakai berdiam, entah memang berpikir atau tidak antusias, yang mampu bapak beri uang lima puluh ribuuuu… Kali ini anak-anak jadi saling tengok kiri-kanan, mencari jawaban? Mungkin iya. Sampai beberapa menit ditunggu permanen tidak timbul tangan yang terlihat menunjuk langit. Yap, akhirnya uang lima puluh ribu pak guru itu aman di dompetnya. Tidak timbul yang mampu menjawab. Dalam batin saya pun saya tidak tahu jawabannya. Gagal mendapat lima puluh ribu juga deh.

Singkatnya, peringatan ini ditetapkan menjadi Hari Olahraga Nasional bertepatan memakai diadakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama kalinya di Indonesia yaitu pada tahun 1984.

Bukan Hanya Milik Para Atlit

Tentu peringatan ini bukan dikhususkan bagi para olahragawan atau atlit. Memangnya yang perlu olahraga hanya mereka? Tidak. Peringatan ini milik kita seluruh, menjadi pengingat bahwa olahraga itu penting karena merupakan bagian dari hidup sehat. Sudah banyak yang tahu bagaimana manfaat olahraga bagi kesehatan, tetapi ternyata olahraga seringkali (sengaja) dilupakan. Selalu timbul saja alasan buat tidak melakukannya, padahal jikalau kita mau sebenarnya mampu tanpa embel-embel , sibuk. Bonus dari olahraga juga bukan hanya janji palsu, selain dapat mengontrol berat badan tubuh mampu juga memperkuat kekuatan jantung serta pembuluh darah. Stress pun mampu hilang memakai olahraga. Masih ingin menyia-nyiakannya? 

Mengutip data dari Riset Kesehatan Dasar 2013, setidaknya terdapat 22 provinsi memakai penduduk aktivitas fisik tergolong kurang aktif. Lima tertinggi ialah provinsi penduduk DKI Jakarta (44,dua%), Papua (38,9%), Papua Barat (37,8%), Sulawesi Tenggara serta Aceh (masing-masing 37,dua%). Inilah fakta yang terjadi di Indonesia, bagaimana tahun berikutnya?mungkin mampu makin parah. Padahal kecenderungan melakukan perilaku sendentari ( perilaku duduk atau berbaring dalam sehari-hari baik di kantor, di tempat tinggal  seperti menonton televisi, di perjalanan /transportasi , tetapi tidak termasuk waktu tidur) dapat mendatangkan risiko yang tidak sepele, akibatnya mampu terjadi penyumbatan pembuluh darah sampai mensugesti angka impian hidup. Tidak mau seperti itu? Olahragalah.

Menjadi Mahasiswa, Bukan Berarti Olahraga Tak Ada Lagi

Selama diperkuliahan, saya hanya mendapat mata kuliah olahraga 1 sks. Itu pun di awal semester kemudian. Jika selama ini sekolah selalu menuntut kita buat olaharga memakai pelajaran wajib tiap minggu. Sekolah yang diberi nama Kampus punya cara sendiri. Menjadi mahasiswa memakai tugas yang tiba silih berganti bukan berarti olahraga tidak timbul lagi.

Tetaplah berupaya keringatmu itu tidak lupa caranya keluar memakai melakukan hal-hal yang menyenangkan menurut kalian. Di perkuliahan, akan banyak unit kegiatan mahasiswa gratis yang mampu kalian ikuti. Carilah yang kira-kira dapat mengajarimu berkeringat, timbul sepak bola , basket , pencak silat atau tari.  Yaaap, bergabung di unit kegiatan mahasiswa pun dapat mempertemukan kita memakai orang-orang yang mempunyai passion yang sama. Seru, tentu!

Jika memang tidak sempat, silakan unduh tutorial olahraga yang bertebaran di youtube. Dari senam biasa sampai zumba. Aerobik atau hip hop. Pokoknya unduh selagi gratis serta coba lakukan di kamar kosmu atau di lapangan bersama teman-teman kosmu. Hehe. Takut dibilang aneh? Tidak usah khawatir, saya telah seringkali mencobanya di kos serta ternyata memang dikira aneh, tapi pada pengen juga.

***

Peringatan ini bukan milik para atilit bukan juga anak-anak sekolah serta mahasiswa. Olahraga tidak kenal status, karena seluruh berhak buat melakukannya. Ohya, sebuah impian lain, semoga makin seringkali terdengar liputan tentang atlit Indonesia yang menjadi juara (lagi) yah. Saatnya Bangkit!

Jadi, olahraga apa yang menjadi favoritmu?

Pertanyaan ini tidak berhadiah lima puluh ribu. hehe.

Selamat hari olahraga nasional!

Listhia H Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *