Hindari bola basket, sekeluarga dalam Medan meninggal terlindas truk

Hindari bola basket,

Image source: http://rianaindah38.files.wordpress.com/2013/01/denny-garuda1.jpg

Hindari bola basket, sekeluarga di Medan mangkat terlindas truk

Tragis sahih nasib famili ini. Mereka mangkat terlindas truk pengangkut kerikil di Jalan PAM Tirtanadi Sunggal, Medan Sunggal, Selasa (22/10). Para korban mangkat artinya Ridwan (35), istrinya Dedek (32) & putrinya Quin (3). Mereka tinggal di Titi Kuning Medan.

BERITA TERKAIT
Truk bawa 80 ton pipa terguling di Purwakarta, lalu lintas macet parah
Terdengar dentuman keras di Bantargebang, rupanya kontainer seruduk truk sampah
Sopir ngantuk & rem blong, truk ringsek usai seruduk pohon Mahoni

Berdasarkan keterangan sejumlah masyarakat di lebih kurang lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat sejumlah kendaraan menghindari bola basket yg tiba-tiba muncul di tengah jalan. Sejumlah sepeda motor terjatuh, termasuk sepeda motor yg dikendarai Ridwan & famili, Yamaha Jupiter MX silver berpelat angka BK 2334 OU.

"Tidak tahu bagaimana mereka tertabraknya, tapi ada satu tukang roti jatuh di pinggir sini & ada dua kereta (sepeda motor) di pinggir sana, mereka bilang gara-gara bola basket, tapi nggak tahu dari mana bolanya," kata Edi, masyarakat setempat.

Nahas bagi ketiga korban, mereka terjatuh ke tengah jalan, sempurna di depan roda belakang sebelah kiri truk Mitsubishi 220 PS BK 8326 XB penuh muatan batu kerikil. Ayah mak & anak itu pun terlindas. "Bahkan mereka sempat diputar-putar roda itu, kalau keretanya tidak apa-apa," imbuh seseorang masyarakat lainnya.

Akibat kejadian itu, Ridwan, Dedek, & Quin mangkat di daerah. Kondisinya mengenaskan. Bahkan koordinator Dedek & tubuh bagian atasnya musnah. Selain menempel di roda truk, ceceran darah & bagian tubuhnya bahkan membekas di jalan hingga lebih kurang 10 meter.

Setelah kejadian, polisi mengevakuasi korban ke RS Bina Kasih Sunggal. Sementara itu, truk, sepeda motor & bola basket merah diamankan petugas ke kantor Polantas. [mtf]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *