Ingin permanen bugar saat tua Rajin olahraga mulai kini!

Ingin permanen bugar

Image source: http://cdn.klimg.com/vemale.com/headline/200×100/2016/08/makan-1-buah-pisang-tiap-hari-ini-yang-akan-terjadi-pada-tubuhmu.jpg

Ingin tetap bugar dikala tua Rajin olahraga mulai kini!

Sebuah penelitian mengungkap bahwa rajin berolahraga bahkan dikala tua bisa menjauhkan depresi, demensia, dan penyakit serius lainnya misalnya penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Tak hanya itu, orang yang rajin berolahraga maupun terbukti lebih lambat menua sampai tujuh kali lipat.

BERITA TERKAIT
Peneliti KedaiKOPI sebut Jokowi kalah apabila lawan kotak kosong
Kenapa kita selalu jatuh cinta kepada orang yang keliru? Ini tutur psikolog
Megawati minta pemerintah naikkan hukum riset dan penelitian sampai 5 persen

Kabar baiknya, tidak timbul tutur terlambat buat mulai rajin berolahraga. Bahkan apabila mulai olahraga di usia tua, Enda maupun bisa merasakan fungsinya. Aika Mulai aktif berolahraga di usia tua maupun masih bisa memperlambat penuaan sampai tujuh kali lipat.

"Rajin berolahraga di usia tua bisa menawarkan banyak manfaat, keliru satunya artinya memperlambat penuaan dan menangkal penyakit berbahaya yang berkaitan memakai usia tua," ungkap peneliti Mark Hamer menurut University College London, Inggris, misalnya dilansir sang Healthy Living (26/11).

Samantha Heller menurut NYU LAngone MEdical Center di New York City maupun mengungkap bahwa penelitian ini menekankan pentingnya berolahraga bahkan di usia yang telah tua. Meski usia telah senja, namun rajin olahraga akan membentuk Enda tetap bersemangat seolah masih tetap muda. Begitu maupun memakai kesehatan Enda.

Berolahraga secara aktif bisa memperbaiki kesehatan di usia tua sehingga Enda tidak akan mengalami penyakit tua. Otak maupun tetap awet muda karena olahraga bisa menaikkan komunikasi antar saraf serta memperlambat jaringan otak yang berkaitan memakai penuaan dan penurunan fungsi otak.

Sebagai bagian penelitian, partisipan diamati selama dua tahun antara tahun 2002 -2003 dan 2010 sampai 2011. Mereka menemukan bahwa partisipan yang rajin berolahraga menjadi semakin aktif di usia senja mereka. Di akhir penelitian mereka menemukan bahwa hanya beberapa partisipan yang aktif yang mengalami depresi dan penyakit serius.

Satu menurut lima partisipan mengaku menua dalam keadaan yang sangat sehat dan bugar. Di usia tua, mereka tetap aktif dan tidak pertanda adanya penyakit berbahaya yang banyak diderita sang manula lainnya. [kun]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *