Main bola basket makin seru beserta teknik overhead pass

Main bola basket makin seru dengan teknik overhead pass

Apakah engkau bahagia melihat permainan bola basket? Bermain bola basket memang seru, lantaran sepanjang pertandingan, poly teknik yg dapat divariasikan serta kadang nggak terduga. Kalau engkau sudah terbiasa nonton bola basket, nggak muncul salahnya untuk mencoba permainan ini dengan teman-temanmu pada tempat tinggal. Permainan ini tergolong gampang, kok!

BERITA TERKAIT
Inilah karakteristik spesial sastra berbahasa Melayu Klasik, mau tahu?
4 Langkah ini wajib engkau lakukan dalam senam peti lompat
Makin terampil bercerita dengan 5 tips gampang, mau coba?

Permainan bola basket sebenarnya membutuhkan 4 keterampilan yg wajib dikuasai, yaitu melempar, menangkap, menggiring serta menembak bola ke ring. Kali ini, Kelas Merdeka bakal bahas wacana gerak dasar melempar serta menangkap, terutama melempar bola asal atas koordinator, atau yg diklaim maupun dengan overhead pass.

a. persiapan awal

Pada persiapan awal, berdirilah dengan perilaku melangkah ke arah lemparan. Bola dipegang dengan kedua tangan pada atas koordinator, dengan badan agak condong ke depan. Pastikan pada persiapan engkau penekanan pada bola.

b. gerakan inti

Pada gerakan inti, ayunkan bola ke depan dengan meluruskan kedua lengan bersamaan kaki belakang dilangkahkan ke depan serta berat badan dibawa ke depan. Setelah itu, lepaskan bola asal kedua tangan sehabis kedua lengan lurus. Arah bola lurus serta datar ke arah dada penerima bola.

c. akhir gerakan

Pada bagian akhir, berat badan dibawa ke depan. Kedua lengan lurus ke depan, dengan syarat rileks. Sebaiknya pandanganmu mengikuti arah gerakan bola supaya dapat bersiap-siap untuk melakukan gerakan yg selanjutnya.

Itulah sekilas wacana langkah-langkah untuk melakukan overhead pass. Kamu dapat dengan teknik ini kapanpun timmu membutuhkannya. Di awal praktek mungkin engkau belum terbiasa, sehingga agak sulit untuk melakukannya. Namun seiring engkau rajin berlatih, teknik passing asal atas koordinator ini sangat gampang untuk dilakukan. Tertarik untuk mencobanya, kan? [iwe]

Legenda basket Tanah Air reuni pada NBL All-Star

Legenda basket Tanah Air reuni di NBL All-Star

Sejumlah legenda bola basket kepada era Kobatama serta Indonesian Basketball League (IBL) pergi ke lapangan buat menghibur para penggemarnya dalam laga Indonesian Legends Game yg berlangsung di C-Tra Arena, Bandung, Rabu (27/6).

BERITA TERKAIT
7 Pebasket NBA ini punya ritual mistis sebelum bertanding
Inilah 5 Shooter wanita terbaik di WNBA
7 Pemain forward yg paling andal dalam sejarah NBA

Mantan superstar bola basket itu, antara lain Andre Tiara (eks Garuda Bandung), Riko Hantono (eks Aspac Jakarta), Charlie Affandy (eks CLS Surabaya), serta mantan pemain bintang lainnya.

"Senang sekali dapat pergi berkumpul bareng mereka. Setelah sekian lama vakum, kami dapat pergi mencicipi atmosfer sebuah pertandingan yg dikelola secara profesional. Kami saling tukar kenangan masa lalu," kata Riko sehabis pertandingan.

"Laga ini membangkitkan kenangan dikala aku masih berkompetisi di level tertinggi basket di Indonesia," kata pemain yg menetapkan buat pensiun kepada tahun 2009 itu.

Riko bermain buat Tim Merah yg diperkuat Charlie, Kiki Susilo, Andre serta Filix Bendatu. Sementara itu, Tim Biru diperkuat oleh Romy Tanaka, Anang Sulistyawan, M. Rifki serta Saut Lambok Johnson.

"Kompetisi bola basket profesional yg kini telah berada di jalur yg betul. Saya optimistis jalurnya akan semakin berkembang. Banyak manfaat yg akan diperoleh pemain ketika mengikuti kompetisi bareng bks seperti ini. Tinggal kesejahteraan pemain diperhatikan," lanjut Riko.

Mantan pemain Aspac A. F. Rinaldo juga mengaku senang dapat reuni bareng sahabat-sahabat seangkatannya. "Senang sekali dapat bernostalgia bareng sahabat-sahabat lama. Sudah lama sekali, sejak 2009 aku tidak bermain dalam game seperti ini," kata Rinaldo yg mengaku gerakan-gerakannya sedikit kaku. "Dengan ini, kami dapat mengenalkan pergi bintang-bintang lama basket nasional kepada para generasi belia."

Hal serupa juga diungkapkan oleh Saut Lambok Jonson. "Waktu di ruang ganti, telah lama aku tidak mencicipi hal seperti ini. Pertandingan tadi dapat sebagai pemicu pebasket nasional kini buat meningkatkan prestasinya," kata mantan bintang Aspac tersebut.

Dua puluh pemain legenda tersebut mengiringi laga pokok yg akan menampilkan kerja sama para mantan bintang NBA, seperti Jason Williams, Vin Baker, Ricky Pierce serta Duane Causwell bareng tim Red serta Blue NBL All-Star.

Sebelum laga legenda bola basket nasional, penonton yg memadati C-Tra Arena Bandung disajikan bareng kompetisi Three Point Shootout yg menampilkan pebasket Pelita Jaya Jakarta Andy "Batam" Poedjakesuma sebagai pencetak skor terbanyak bareng 16 poin mengalahkan pemain Stadium Jakarta Merio Ferdiansyah di wilayah ke 2 bareng 13 poin.

Setelah selama empat puluh menit reuni di lapangan, Tim Merah legenda basket nasional keluar sebagai juara mengalahkan Tim Biru bareng skor 64-46. (ant/kny)

Lari berdasarkan tempat tinggal ke Monas, Sandiaga ikut senam & main basket

Lari dari tempat tinggal ke Monas, Sandiaga ikut senam & main basket

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengawali aktivitas pagi hari ini, Jumat (20/10), dengan berlari dari ke rumahnya ke Monumen Nasional (Monas). Kemudian, beliau melanjutkan dengan senam dengan warga & main basket.

BERITA TERKAIT
Sejak jadi Wagub DKI, Sandiaga penghasilannya berkurang
Beri ucapan selamat, Sandiaga Uno hadiri peresmian Wakil Ketua MPR
Sandiaga lapor SPT: Pelayannya sangat ramah & muncul kemajuan

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Sandi hingga di lapangan Monas kurang lebih pukul 7.20 WIB. beliau lari ditemani sang beberapa SKPD DKI Jakarta, terlihat Sekretaris Daerah DKI Saefullah maupun ikut dalam rombongan.

"Lari ke kantor seminggu sekali, hari ini mulainya, hayati sehat, & dari saya buat mengurangi kemacetan & mengecek trotoar-trotoar," tutur Sandi di Lapangan Monas, Jumat (20/10).

Sandiaga Uno lari ke Monas 2017 Merdeka.com/Syifa Hanifah

Usai bermain basket Sandi dengan rombongan balik  lari menuju Balai Kota, buat balik  beraktifitas.

Sebelumnya, Sandiaga berjanji akan mengecek sendiri proses pelebaran trotoar seminggu sekali ini. Sesuai janjinya, beliau akan lari dari rumahnya ke Balai Kota DKI Jakarta.

Bukan hanya dirinya, Sandiaga maupun menyarankan agar kepala dinas terkait seperti Kepala Dinas Bina Marga Yusmada & Kepala Dinas Perhubungan Andriansah buat terjun langsung mengecek. Karena sinkron instruksi presiden pelebaran wajib terselesaikan sebelum ajang Asian Games 2018.

"Jadi Pak Yus, Pak Kadishub ini nanti akan lari (maupun) & akan cek sendiri perkembangannya seperti apa," tutur Sandi di ruang Pola, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/10).

Karena berdasarkan beliau, membangun sesuatu khususnya di Ibu Kota sungguh wajib diawasi agar seluruh pekerjaan terselesaikan dalam waktunya. Terlebih sebelum Asian Games 2018.

"Membangun sesuatu itu apabila nggak di tongkrongin nggak on schedule, nggak on tracks, enggak on budget jadi memang wajib di tongkrongin," jelasnya.

"Dan kebetulan maupun saya akan lewat situ & gampang-mudahan menjadi akselerasi dalam pembangunan trotoar khususnya di daerah protokol sudirman ini diperlukan sebelum program telah rapih," ucapnya. [fik]

Kris Eks EXO Main Basket di NBA

Kris Eks EXO Main Basket di NBA

Liputan6.com, Toronto- Mundur sumber boyband EXO, tak lantas menghasilkan nama Wu Yi Fan, atau yg dianggap Kris, menjadi redup sinarnya. Lihat saja fakta terkini sumber lelaki kelahiran tahun 1990 ini.

Dikutip sumber page Soompi, Minggu (14/dua/2016), kepada 12 Februari lalu Kris ikut bertanding dalam 'NBA All-Star Celebrity Game' di Toronto, Kanada. Kris yg berimigrasi ke Kanada kepada umur 11 tahun ini, ikut membela Tim Kanada dengan seragam bernomor punggung 10.

Beberapa rekan satu timnya antara lain Win Butler sumber grup musik Arcade Fire, atlet tenis Eugenie Bouchard, serta aktor serial The Flash, Tom Cavanagh. Ada pun yg duduk di kursi pelatih, artinya rapper pelantun 'Hotline Bling', Drake.

Dalam pertandingan ini, Tim Kanada yg dipertemukan dengan Tim Amerika ini berhasil menundukkan lawannya dengan skor 74-64.

Dalam sebuah wawancara sebelum pertandingan, Kris berkata kepada sebuah media Cina bahwa dia sudah berlatih basket sejak usang. "Aku mulai bermain basket sejak umurku 11 tahun, serta saya mulai mendapat latihan basket secara formal sebagai pemain basket di Cina kepada umur 15 tahun," pungkasnya.

Tak hanya itu, Kris maupun menambahkan bahwa dia menjadi kapten regu basket di sekolahnya, bahkan mendapat output memuaskan saat mengikuti kompetisi nasional kala itu.

Kompas TV Juara Dua Basket Antarmedia

Kompas TV Juara Dua Basket Antarmedia

JAKARTA, Kompas.com – Ajang basket antarmedia bertajuk Sinar Mas Land Journalist Basketball Tournament 2014 mempunyai juara baru. Tim debutan Trans TV mencatat sukses memakai mengalahkan Kompas TV memakai skor telak 55-23 kepada GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/10). Kemenangan ini menutup perhelatan bergengsi yg telah berjalan kepada tahun kedua.

"Kami mempersiapkan diri selama dua bulan untuk turnamen ini. Kami memahami lawan-lawan cukup berat. Tapi kami main misalnya biasa," tutur instruktur Trans TV Rendy Putrama usai pertandingan. Dia menambahkan, dirinya memahami lawan cukup berat, tetapi kunci kemenangan adalah para asuhannya bermain kompak serta berupaya memenangi tiap game-nya.
Selain memenangi turnamen, Trans TV pula menuai sukses melalui pemainnya, Muhammed Gumilar yg menjadi pemain terbaik kepada event ini.

Sementara itu kapten tim Kompas TV Bima Marzuki mengakui lawan bermain lebih baik serta rekan satu timnya pun telah aporisma bermain. "'Kita latihan selama 3 bulan untuk turnamen ini. Target hanya semifinal serta masuk final pun telah cantik," komentar Bima.

Pihak Sinar Mas Land mengaku puas memakai suksesnya acara ini. Ajang yg untuk kali kedua ini telah memenuhi kualitas serta kuantitasnya. Kondisi inilah yg membuat pihak sponsor siap mendukung perhelatan ini kepada tahun depan.

Komentator Boleh Emosional

Komentator Boleh Emosional

Ini bukan goresan pena pertama yang membahas komentator siaran sepakbola. Gempita Piala Asia Tenggara 2010 yang akhirnya ditakhta oleh Malaysia semalam menyisakan isu-isu garis kedua (second line) yang jua seru buat diperbincangkan. Ada sepakbola, ada suporter, tapi kali ini mari kita bahas sedikit problem komentator kita di tayangan televisinya. Di waktu komentatornya artinya orang Indonesia & membawakan pertandingan Timnas Indonesia, mereka lumrah bila bergembira waktu gol bagi tim kebanggaan tercipta & bicara memakai nada rendah waktu kebobolan lawan. Namun apakah di ranah profesional menjadi komentator dibolehkan mirip itu? Apakah setiap opini komentator wajib bernada emosional atau persuasif mengajak para penontonnya membela tim tertentu? Komentator memang biasanya identik memakai tayangan pertandingan olahraga atau tragedi vital. Artikata.com mendefinisikannya menjadi 1. orang yg (pekerjaannya) mengomentari atau mengulas suatu isu dsb; juru ulas. Olahraga sepakbola menjadi seru waktu ditayangkan memakai pengisi suara komentator. Tujuannya terang, yaiut buat menyampaikan gambaran lebih baik wacana aksi-aksi para atlet yang berlaga di lapangan. Secara fungsional jua diperuntukkan membantu para pemirsa yang kebetulan menderita tunanetra & hanya bisa menikmati suara. Tinggi rendah/naik-turunnya suara komentator memang selalu memengaruhi aliran emosi penontonnya. Di AS, komentator tidak hanya dipakai waktu tayangan pribadi teve, akan tetapi jua di lapangan pertandingan secara pribadi di depan para suporter. Di Indonesia hal serupa telah dipakai dalam kejuaraan beberapa olahraga yang sering dipadati penonton mirip pacuan kuda, futsal, & bola basket jalanan (streetball). Komentator menyampaikan keterangan konvoi pemain atau bola, keadaan visual yang sifatnya insidental, maupun perseteruan-perseteruan yang ada selama pertandingan. Pada hakikatnya, fungsi pokok inilah yang mengharuskan seorang komentator bersikap netral terhadap seluruh penontonnya, tidak terkecuali para pendukung tim lawan. Semalam, dalam gelaran Final leg kedua Piala AFF yang mempertemukan tuan tempat tinggal Indonesia menjamu Malaysia yang akhirnya memanangkan agregat 4-2 buat tim tamu, komentator siaran pribadi nampaknya sering terbawa emosi. Ini artinya membuktikan cantik lantaran menegaskan dukungan kolektif rakyat Indonesia kepada tim pahlawan sepakbolanya. Namun yang disayangkan, beberapa kali 2 orang komentator teve itu terkesan terlalu menggiring opini publik menjadi akibatnya (ekstremnya) mereka sendiri ibarat penonton pertandingan tak ubahnya sedang berada di tempat tinggal sendiri, bukan di stasiun teve yang notabene siarannya bisa ditangkap jua di negara-negara tetangga. Lebih parahnya lagi, sangking terbawa emosi beberapa kali komentator keceplosan & galat bicara. Berdasarkan pengamatan, komentator kita semalam melontarkan beberapa pernyataan yang galat: Pertama, komentator mengungkapkan (lebih kurang berbunyi): "Inilah Safee Sali, pemegang top scorer ad interim Piala AFF memakai menyumbangkan 5 gol buat Indonesia."  Komentar ini disebutkan waktu Safee baru saja memasukkan satu gol tambahan ke gawang Timnas di Babak kedua. Padahal, seharusnya yang dimaksudkan artinya 5 gol buat Malaysia. Kedua, komentator mengungkapkan: Sejauh ini Safee Sali seorang penyerang kredibel yang membobol gawang Malaysia sebesar 2 kali. Dan yang ini seharusnya disebutkan membobol gawang Indonesia. Terbalik, bukan! Mungkin poly yang tidak menyadari, tapi bila kita menyampaikan perhatian lebih, maka poly kesalahan penyebutan (keceplosan) lain yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang komentator berpengalaman. Okey, insan tempatnya galat, berarti ini buat pelajaran beserta. Tapi, memakai kadar emosional & berkesan menggiring opini publik secara hiperbola itu bukannya jua menjadi hal bias bagi profesionalisme media menjadi penyiar fakta kepada publik & dituntut bersikap netral? Apa bedanya memakai pemberitaan problem dugaan korupsi seorang pejabat yang jua pemilik stasiun teve? Apakah pemberitaan yang di-lunak-kan oleh media tertentu lantaran yang bersangkutan artinya pemilik perusahaannnya jua dibenarkan? Dengan mempertaruhkan integritas pemberitaan? Well, entahlah apakah komentator bola di siaran pribadi jua mengkategorikan pers atau tidak, belum ada kepastian. Apakah komentator bola jua wajib netral? Itu tugas Dewan Pers yang menentukan. Masyarakat hanya sebatas konsumen, pengamat, & pengkritik yang sejatinya jua wajib menyampaikan solusi. Euforia sepakbola Indonesia waktu ini menjadi membuktikan positif bagi kemajuan mental juara keolahragaan negeri kita. Masalah-problem mirip Komentator yang terlalu emosional waktu ini boleh dianggap tidak begitu vital lantaran lebih poly problem yang lebih parah lantaran menyangkut pemanfaatan popularitas satu pihak guna menciptakan citra diri pihak lain. Tapi, bila hal-hal separah itu saja tidak diperhatikan, Apa istilah dunia? Tayangan sepakbola kita akhir-akhir ini menyampaikan poly warna di poly sisi. Masyarakat kita menjadi lebih perhatian kepada hal-hal mini yang dulu mungkin dianggap tidak terlalu vital. Sekarang segala hal wacana usaha timnas & pihak-pihak yang mendukungnya menjadi sorotan & selalu asik diperbindangkan. Masyarakat bak menikmati menjadi komentator-komentator tidak pribadi yang terkadang malah menyampaikan pandangan yang tajam memakai analisis yang lebih mendalam daripada komentator profesioanl di layar kaca. Bahkan komentar-komentar mirip "Lho kok itu kameramen lapangannya lebih sering sorot ke Manohara & Luna Maya ya daripada kepada pertandingan-pertandingan sebelumnya?" & "Emm…. Pantas timnas gak juara. Lunmay ikut nonton sih! Apalagi Nurdin! Beuh…." menjadi bahan tertawaan lucu akan tetapi bila disimak lebih jeli mengandung pesan moral yang sangat strategis. Semoga ini menjadi pemugaran bagi kita seluruh. PSSI, Timnas, para kerabat kerja stasiun teve, Suporter yang semakin damai & antilaser, Para Selebritis yang mendadak bolamania, Pejabat yang tiba-tiba menggelontorkan pemberian , Panitia ticketing yang masih perlu belajar, & keluarga besar sepakbola Indonesia yang selalu setia. Ini artinya awal kebangkitan kita menjadi bangsa. Semoga.

Komentar Masyarakat Mengenai Kenaikan Harga BBM

Komentar Masyarakat Mengenai Kenaikan Harga BBM

Image source: https://statik.tempo.co/data/2017/01/11/id_571494/571494_620.jpg

Komentar Masyarakat Mengenai Kenaikan Harga BBM

Beberapa hari pasca naiknya harga BBM menyampaikan reaksi yang tidak sama dalam warga. Ada yang pro terdapat jua yang kontra. Reaksi yang bermacam-macam jua ditunjukkan oleh warga Bukittinggi yang penulis wawancarai Pada tanggal 25 november kemaren. Berikut output wawancara penulis dengan sejumlah elemen warga kepada Bukittinggi :

1.Dika (14 Tahun)

Ditemui diarea lapangan basket wirabraja bukittinggi, Salah seorang peserta didik SMP N 2 Bukittinggi ini beropini, Saya sepakat dengan kenaikan harga BBM karena dana subsidi yang selama ini diberikan kepada warga mampu dialihkan buat membantu biaya pendidikan. Lebih lanjut peserta didik kelas VII ini menyampaikan solusi kepada seluruh pelajar yang terdapat dibukittinggi buat mampu menggunakan sepeda ke sekolah. Hal ini dilakukan buat mengirit biaya serta mengakibatkan bukittinggi yang bebas dari asap tunggangan misalnya kepada jepang. Pasti mantap jika warga bukittinggi bersepeda misalnya kepada Jepang, jadinya bukittinggi tambah sejuk serta mengurangi polusi udara imbuh peserta didik yang hobby bermain basket ini.

2.Aan (26 Tahun)

Ketika ditanya mengenai pendapatnya perihal naiknya harga BBM, Aan (26 tahun) berkomentar, Kita mampu apa menjadi warga biasa, jika mahasiswa mungkin mampu didengar oleh pemerintah, kalaupun kita menjadi warga tidak sepakat, pemerintah tetap dengan menaikkan harga BBM. Lebih lanjut, pemuda yang hobby olahraga climbing ini beropini, Naiknya Harga BBM bukan perkara sepakat, atau tidak sepakat. Tapi sejauh mana kita menjadi warga buat sedikit bicara serta lebih banyak bekerja. Ketika ditanyai pendapatnya mengenai mahasiswa yang berdemo buat menolak kenaikan harga BBM, pemuda yang jua koordinator dari Komunitas Surau Kaciak ini beropini, Mahasiswa berdemo boleh saja karenanya bagian dari penyampaian aspirasi, akan tetapi mahasiswa yang ikut demo tersebut harus tahu alasannya berdemo. Jangan dari ikut berdemo, akan tetapi waktu ditanya alasannya, malah tidak tahu. Tutup laki-laki yang jua Alumni Kimia UNSRI.

3.Husna (18 Tahun)

Pendapat yang tidak sama disampaikan oleh Husna, Mahasiswa TM 2014 kepada STAIN Bukittinggi. Mahasiswi Jurusan PAI ini tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM, karena berpengaruh terhadap biaya per bulan yang dikeluarkannya buat ongkos angkutan awam. Pendapatan orang tua aku tetap, tetapi pengeluaran output naiknya harga BBM semakin bertambah, Ucap mahasiswi berparas mengagumkan ini. Namun waktu ditanya apakah beliau ikut serta dalam demonstrasi yang dilakukan mahasiswa STAIN, beliau berkomentar Ga, ngapain ikut demo jawabnya sembari tersenyum.

4.Zul Fadli (32 tahun)

Pria yang berprofesi menjadi penjual gorengan ini sangat antusias waktu ditanya mengenai nainya harga BBM, Zul Fadli beropini. Naik atau tidaknya harga BBM tidak begitu berpengaruh, harga sembako cukup normal, kecuali harga cabe, yang melonjak drastis. Ketika ditanya harga kebutuhan primer lainnya, laki-laki ini menjawab, ya, harga minyak jua naik 9000, tetapi tepung, bahan lainnya misalnya pisang masih tetap normal. Tak ketinggalan Bapak 2 anak ini mengatakan pesan, Bagi mahasiswa yang ikut berdemo sah-sah saja, akan tetapi jangan hingga ganggu fasilitas awam. Perbanyaklah sahabat, serta perluaslah pergaulan. Karena sahabat lebih krusial daripada materi. Zul Fadli jua mengungkapkan, yang paling krusial buat menyikapi kenaikan harga BBM ini merupakan bagaimana kita menjadi warga bekerja keras serta semangat menghadapi hidup. Uda saja, buat mempersiapkan gorengan ini bangun subuh, kemudian bekerja hingga zuhur. Dan baru beristirahat jam 9 malam. Tegas laki-laki kekar yang easy going ini.

Nah, itu beliau komentar warga mengenai harga BBM, Bagaimana dengan anda…???

Didukung 7 Sponsor Dunia, Industrialisasi Bulutangkis Indonesia Dimulai

Didukung 7 Sponsor Dunia, Industrialisasi Bulutangkis Indonesia Dimulai

Image source: https://cdn2.mobilwow.com/images/news/7399.jpg

Didukung 7 Sponsor Dunia, Industrialisasi Bulutangkis Indonesia Dimulai

Ada yg tidak selaras dari Timnas Bulutangkis Indonesia dikala bertarung di ajang All England 2013 yg baru berakhir pekan kemarin. Menyaksikan beberapa pertandingan yg melibatkan para pemain Indonesia, ada belang dalam seragam yg dipakai oleh mereka. Bukan warna jersey yg berganti setiap pertandingan tapi logo di kaus serta raket mereka. Di dada, punggung serta raket pasangan Tontowi-Lilyana misalnya, bukan lagi logo YY seperti yg dari awal selalu mereka kenakan bareng seluruh pemain timnas lainnya. Demikian juga Markis Kido-Pia Zebadiah yg menggunakan produk apparel tidak selaras. Sementara ganda putra Hendra-Ahsan di dada serta punggung mereka masih terpasang logo YY.  Begitupun kepada tim pelatih yg mendampingi, ada yg menggunakan seragam berlogo YY adapula yg berlogo V.

Sebenarnya bukan hal baru apabila dalam sebuah pertandingan bulutangkis para pemain dari negara yg sama mengenakan seragam serta perlengkapan yg disponsori oleh produsen tidak selaras. Tapi hal itu terjadi apabila pemain nir lagi berstatus anggota pelatnas sehingga biasanya memiliki sponsor yg tidak selaras dengan sponsor utama timnas. Maka menjadi unik apabila para pemain Timnas dari Pelatnas yg sama tak lagi mengenakan jersey serta raket dengan logo yg seragam. Ada apa dengan Timnas Bulutangkis kita ?.

Bukan lagi logo "YY" di dada seragam Tontowi & Lilyana. Semenjak 22 Februari 2013 pemegang gelar All England 2012 serta 2013 ini dikontrak oleh Victor, apparel asal Korea Selatan (dok. : www.badmintonindonesia.org)

Kenyataannya mega kontrak dengan Yonex, brand besar asal Jepang ini sudah berakhir. Sejak bulan Februari lalu Timnas Bulutangkis Indonesia tak lagi mengikat kontrak tunggal kolektif dengan Yonex yg sudah menjadi sponsor selama hampir 40 tahun. Lalu apakah ini berarti Timnas Bulutangkis kehilangan sponsor atau mengalami kesulitan finansial ?. Justru kebalikannya, berakhirnya mega kontrak dengan Yonex menjadi awal baru pengelolaan bulutangkis Indonesia. Timnas Bulutangkis Indonesia dibawa memasuki era baru industrialisasi bulutangkis modern.

Menjual Pemain dengan Sponsor Individu

Tak ada lagi sponsor tunggal serta kolektif untuk Timnas Senior Bulutangkis Indonesia. Federasi Bulutangkis Indonesia menerapkan terobosan yg sebelumnya dianggap tabu di pelatnas bulutangkis Cipayung namun sudah menjadi hal biasa pentas olahraga profesional Eropa. PBSI kini menerapkan sistem kontrak individu kepada setiap pemain untuk bebas disponsori produsen apparel tertentu. Bidding pun dilakukan.

Wibawa Indonesia yg merupakan satu dari kekuatan utama bulutangkis dunia dengan banyak pemain top menjadi modal bagi PBSI untuk menjual Timnas bulutangkisnya. Hasilnya luar biasa. Mega kontrak dengan Yonex diakhiri serta Timnas Bulutangkis pun dibanjiri sponsor. Para pemain Timnas Bulutangkis Indonesia kini mengikat kontrak individu dengan sejumlah merek ternama.

Era baru industri bulutangkis Indonesia dimulai. Seperti disebutkan di halaman resmi PBSI, Victor, Li-Ning, Babolat, Fly Power, Astec, Reinforce Speed ialah 6 sponsor baru bagi pemain Timnas Bulutangkis Indonesia. Mulai 22 Februari 2013 merek-merek tersebut resmi menjadi penyokong pemain Timnas Bulutangkis Indonesia.

Namun demikian bukan berarti Yonex undur diri dari bulutangkis Indonesia. Meski tak lagi menjadi sponsor tunggal, Yonex berhasil mendapatkan tanda tangan 21 pemain Timnas. Sementara Victor mengikat kontrak dengan 24 pemain, Flypower 19 pemain, Li-Ning 9 pemain, Astec 8 pemain, Reinforce Speed (RS) 5 pemain serta Babolat 4 pemain . Dengan durasi kontrak 2 tahun, secara total ketujuh produsen apparel tersebut akan mengalirkan dana tak kurang dari 33 Miliar untuk mendukung para pebulutangkis Indonesia berlaga.

Kini kita tak akan lagi menjumpai jersey dengan logo sponsor yg sama di setiap pertandingan Timnas Bulutangkis Indonesia. Kontrak individu membuat senar raket para pemain bergambar logo yg bhineka. Seragam pemain Timnas pun menjadi lebih beraneka warna. Tontowi Ahmad-Lilyana Natsir akan mengenakan seragam serta perlengkapan pertandingan berlogo V dari Victor. Hendra-Ahsan masih akan mengusung logo YY Yonex, ad interim pemain tunggal seperti Simon Santoso serta Sony Dwi Kuncoro akan berseragam Li-Ning. Angga-Rian akan mengenakan Flypower serta Hayom Rumbaka akan membawa logo Astec. Lukhi Apri berseragam Babolat ad interim Hanna Ramadini mengikat kontrak dengan Reinforce Speed. Keunikan ada kepada pasangan ganda adonan Muhammad Rijal-Debby Susanto karena keduanya disponsori apparel yg tidak selaras. Debby membawa logo Li-Ning ad interim Rijal berseragam Yonex. Para pemain lain pun akan mengenakan seragam serta perlengkapan dari sponsor mereka masing-masing. Begitupun para pelatih kini memiliki sponsor individu. Christian Hadinata, Nova Widianto, serta Richard Mainaky ialah 3 dari sejumlah pelatih yg disponsori oleh Yonex. Sementara Liang Chiu Sia diikat kontrak oleh Victor.

Terobosan baru ini membuat Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yg menerapkan kontrak individu serta menghapus kontrak kolektif untuk Timnas bulutangkisnya. Lain dari itu, sistem kontrak individu ini membuat nama bulutangkis Indonesia semakin terangkat dengan masuknya merek-merek berkelas dunia.

Li-Ning, brand ternama asal China yg berpusat di Inggris ini dikala ini ialah sponsor resmi Timnas Bulutangkis China. Sejumlah bintang bulutangkis China menjadi maskot utama Li-Ning. Sementara meski terdaftar sebagai merek China sejak 1968, Victor ialah nama besar di industri bulutangkis Korea Selatan. Sejumlah skuad utama bulutangkis Korea seperti Lee Yong Dae ialah maskot dari Victor. Babolat mungkin menjadi nama yg paling asing di telinga kita. Wajar karena merek asal Perancis ini baru menghasilkan raket kepada tahun 1995. Namun demikian Babolat ialah merek ternama di lapangan tennis dunia. Sementara itu Flypower serta Astec ialah brand unggul asal Indonesia yg dimiliki oleh legenda bulutangkis tanah air. Flypower dikibarkan oleh mantan juara dunia Heryanto Arbi ad interim Astec dibangun oleh pasangan suami istri peraih emas olimpiade Barcelona Alan Budikusuma serta Susi Susanti.

Memaksa Pemain Untuk Berprestasi

Bukan hanya menaikkan nilai tawar bulutangkis Indonesia di mata produsen dunia. Kontrak individu sebagai bagian dari industrialisasi bulutangkis juga dinilai sebagai satu dari cara untuk memacu prestasi atlet Indonesia yg dalam satu dekade terakhir menukik tajam.

Selama ini beberapa pihak mengkritik  kenyamanan pelatnas Cipayung membuat sejumlah pemain menjadi terlalu santai. Kontrak kolektif yg diterapkan kepada Timnas Bulutangkis Indonesia membuat pemain tak perlu susah payah memikirkan sponsor untuk berangkat mengikuti pertandingan dunia. Berprestasi baik atau selalu kalah tak akan membuat mereka kehilangan sponsor apabila harus mengikuti superseries atau grandprix gold. Inilah yg dianggap memanjakan pemain serta membuat mereka kurang termotivasi untuk menaikkan prestasi. Wajar apabila beberapa legenda bulutangkis dunia seperti Rudi Hartono kerap geram dengan sejumlah pemain yg tetap diberangkatkan ke ajang superseries meski prestasinya sudah dinilai mentok.

Kepengurusan baru PBSI di bawah Gita Wirjawan membaca indikasi kenyamanan itu. Selain menarik kembali sejumlah legenda bulutangkis Indonesia untuk menjadi pelatih serta pengurus PBSI, Gita yg merupakan menteri perdagangan menerapkan kontrak individu kepada seluruh penghuni timnas senior bulutangkis Indonesia.

Kontrak individu dengan 7 merek ternama ini memiliki nilai yg bhineka untuk setiap pemain atau pasangan. Nilai kontrak sponsor untuk pemain di Timnas berkisar dari 25 juta hingga milyaran rupiah. "Victor" mencatatkan nomor termahal dengan berani membayar masing-masing lebih dari 1 Milyar rupiah per tahun untuk Tontowi Ahmad serta Lilyana Natsir. Besarnya nilai kontrak Victor dengan pasangan ini sempat juga disinggung oleh komentator pertandingan final All England 2013 yg lalu. Kontrak inipun membuat Lilyana disebut-sebut menjadi pebulutangkis pelatnas dengan gaji terbesar.

Tontowi Ahmad & Lilyana Natsir bareng General Manager "Victor" usai penandatanganan kontrak individu pemain Timnas Bulutangkis Indonesia. Kontrak Tontowi & Lilyana masing-masing bernilai lebih dari 1 Milyar rupiah (dok. : https://www.victorsport.com/news_detail.html?id=1579)

Kontrak individu memang dianggap lebih mensejahterakan serta menaikkan pendapatan para pemain karena melalui sistem ini sponsor juga akan memberikan diskon di luar nilai kontrak untuk setiap capaian prestasi besar yg mereka ukir. Berprestasi baik serta meraih gelar-gelar juara di turnamen utama akan menaikkan nilai tawar Timnas sekaligus membuat nilai jual pemain bertambah. Para produsen yg berkepentingan menjaga serta menaikkan pamor brand mereka pun akan berlomba-lomba memperebutkan sang pemain dengan melakukan penawaran sebaik mungkin. Prestise sponsor pun meningkat apabila pemain yg dikontraknya meraih gelar juara.

Tapi di luar itu semua sistem kontrak ini mampu memacu pemain untuk terus berprestasi. Mereka dituntut lebih bertanggung jawab kepada diri serta prestasinya. Para pemain akan dipaksa untuk berprestasi demi menarik atau menaikkan sponsor mereka sendiri. Sebaliknya mereka tak dapat lagi nyaman apabila selalu kalah karena sponsor dapat jadi meninggalkan atau tak memperpanjang kontraknya. Tanpa sponsor pemain akan kesulitan mengikuti kejuaraan selanjutnya.

Asa Kembali Menguasai Arena

Indikasi dampak positif kontrak individu ini mulai terlihat di ajang All England 2013 lalu. Dibanding setahun kemarin, tahun ini Indonesia meloloskan lebih banyak pemain ke bebak perempat final  serta semifinal All England. Tiga pasangan ganda adonan bahkan berhasil mendominasi semifinal. Sementara pasangan ganda putra baru Hendra-Ahsan mampu mencapai semifinal. Capaian besar juga diraih tunggal putri Lindaweni, meski gagal melangkah jauh, ia mampu mengalahkan pemain utama China.

Semoga sistem kontrak baru ini bukan hanya membawa bulutangkis Indonesia ke persaingan industri olahraga modern semata. Lebih dari itu, semoga ini menjadi awal dari sebuah jalan bagi prestasi baru Indonesia untuk dapat kembali menguasai arena bulutangkis dunia karena sudah terlalu lama kita tak melihat Merah Putih dikibarkan paling tinggi di tengah-tengah bendera negara lain. Kita sudah rindu Indonesia Raya berkumandang di arena dunia.

Detik-detik penganiayaan Taruna Akpol Brigdatar Adam sampai tewas

Detik-detik penganiayaan Taruna Akpol Brigdatar Adam sampai tewas

Image source: https://www.jawapos.com/radar/uploads/radarsemarang/news/2017/07/23/berkas-perkara-14-taruna-akpol-segera-dilimpahkan_m_3042.jpeg

Detik-detik penganiayaan Taruna Akpol Brigdatar Adam sampai tewas

Polisi sudah menetapkan 14 orang menjadi tersangka atas kasus meninggalnya seorang Taruna Akpol tingkat dua, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Muhammad Adam. 14 orang tersebut adalah Taruna Tingkat III, antara lain: RLW, GCM, EA, JED, MB, HA, CAE, AKU, GJN, RAP, CAS, RK, lZ, PDS.

BERITA TERKAIT
Ini vonis untuk 4 Taruna Akpol yang aniaya junior sampai tewas
Divonis 6 bulan, 9 taruna Akpol penganiaya junior eksklusif bebas
4 Taruna Akpol penganiaya Brigdatar Adam dituntut 3 tahun penjara

"Dari hasil pemeriksaan 24 orang saksi, tiga diantaranya pengasuh. Dan 14 orang kita tetapkan sebagai tersangka atas meninggalnya Muhammad Adam," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus, melalui keterangan tertulis, Minggu (21/5).

Martinus mengatakan, kronologis awal mula Adam menjadi korban pemukulan tehadap 14 orang seniornya tersebut. Pada Rabu (17/5), pukul 23.00 WIB, setelah apel malam di depan ruang makan Brigdatar MKL diberitahu oleh Brigtutar RLW untuk beberapa Taruna tingkat II berkumpul di Flat A Graha Taruna Detasemen Tingkat III.

"Lalu pada pukul 24.00 WIB, para Taruna Tingkat II kumpul di Flat D Graha Taruna Tingkat II, selanjutnya berangkat menuju Flat A, di tangga bawah belakang melalui tebing di belakang kantor Detasemen Taruna Tingkat III," jelasnya.

"Sekira pukul 00.45 WIB, mereka diberi tindakan fisik oleh Taruna Tingkat III, disertai dengan tindakan kekerasan berupa pemukulan, baik dengan tangan kosong maupun menggunakan indera, kepada Taruna Tingkat II yang ada di dalam Gudang," sambung Martinus.

Setelah itu, kurang lebih pukul 01.30 WIB Brigtutar CAS memanggil korban (Brigdatar MA). Selanjutnya, MA diberi tindakan sendiri oleh Brigtutar CAS dengan cara memukul menggunakan tangan kosong sebanyak satu kali ke arah dada atau ulu hati, korban (posisi berlutut) sampai korban menunduk dan mengeluh kesakitan sambil memegang dada dengan ke 2 tangannya, namun korban tetap dipukul sampai lebih dari 5 kali sampai korban jatuh tersungkur di lantai.

"Setelah tersungkur, korban ditelentangkan oleh Brigtutar CAS untuk di cek kondisi kesehatanya, bahkan sempat di guyur mukanya menggunakan air Aqua, namun korban tetap tidak sadarkan diri, selanjutnya korban dibawa keluar gudang, yang dibantu Brigtutar lainnya ke luar gudang, supaya mendapatkan udara segar. Namun korban tetap tidak sadarkan diri," ujar Martinus.

Usai dibawa keluar gudang, kemudian korban dibawa ke salah satu kamar A.3 melalui kamar mandi untuk diberikan pertolongan dengan cara dada ditekan menggunakan ke 2 tangan 30 kali kemudian ditiup mulut 2 kali, hal itu diulangi dengan cara yang sama, akan akan tetapi korban tetap tidak sadarkan diri.

"Pada kurang lebih pukul 02.20 WIB, Brigtutar CAS menghadap dan melaporkan peristiwa ke Pawas AKP Agung Basuni, untuk selanjutnya dilaporkan ke Pawasden Taruna Tingkat III AKP CFFl untuk mengecek kesehatanya," katanya.

"Pukul 02.30 WIB, korban dibawa ke RS Akpol untuk mendapat tindakan medis. Sesampai di RS Akpol, oleh Dokter WINA yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," tambahnya.

Setelah dinyatakan meninggal, polisi eksklusif melakukan autopsi terhadap jenazah Adam untuk mencari memahami penyebab kejadiannya.

"Luka hasil kekerasan tumpul berupa luka memar pada pelipis kiri, leher kanan, dada dan tungkai atas, resapan darah pada kulit pelipis bagian dalam, otot leher kanan, otot dada, paru kanan dan kiri. Dan didapatkan tanda tewas lemas," ungkap Martinus.

"Sebab kematian kekerasan tumpul pada dada yang berakibat gangguan kembang kempis dada, sebagai akibatnya berakibat tewas lemas," lanjutnya

Dari hasil pemeriksaan polisi berhasil menemukan beberapa barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu:

1 (satu) kayu lingkaran warna hitam panjang 45 centimeter diameter 3 centimeter, 1 (satu) pipa alumunium bekas gagang sapu sepanjang 60 centimeter, 1 (satu) raket bulutangkis merek Yonex gagang warna hitam, 1 (satu) buah kopelrim warna hitam.
1 (satu) kunci slot sepeda warna merah.
3 (tiga) buah anak kancing baju PDL coklat.
1 (satu) buah sarung tangan buntung warna hitam.
1 (satu) kipas angin mini merek Maspion.
1 (satu) kursi duduk dengan sandaran tangan.
1 (satu) buah bantal dacron.
1 (satu) unit kasur.
1 (satu) tutup botol botol merek Aqua warna biru.
1 (satu) buah kaos olahraga Akpol.
sepasang sepatu olahraga Akpol.
1 (satu) buah topi pilket Akpol.
1 (satu) botol mini minyak kayu putih dan 1 (satu) botol mini minyak GPU (Gosok Pijat Urut).
1 (satu) buah pluit warna hitam, 2 (dua) btg dupa warna jingga.

Atas peristiwa tersebut, para tersangka dikenakan pasal Tindak Pidana dimuka umum bareng sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang subsider penganiayaan yang berakibat kematian sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUH Pidana subsider 351 ayat (3) KUH Pidana jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Setelah itu, nantinya polisi akan terus menindaklanjuti kasus tersebut dengan
Melakukan penahanan terhadap para Tersangka, melakukan pemberkasan, melengkapi barang bukti dan saksi-saksi, melakukan rekonstruksi peristiwa untuk melengkapi berkas perkara dan koordinasi dengan JPU. [noe]

Cara unik Presiden Jokowi rayakan Hari Sumpah Pemuda

Cara unik Presiden Jokowi rayakan Hari Sumpah Pemuda

Image source: http://www.wowchannelz.com/assets/post/featured_image/48ef34813df02b65470f70bda13c727a.jpg

Cara unik Presiden Jokowi rayakan Hari Sumpah Pemuda

Ada yang berbeda di Istana Bogor kemarin. Presiden Joko Widodo (Jokowi) merayakan Hari Sumpah Pemuda memakai cara unik. Tamu undangan didominasi anak-anak muda Tanah Air berprestasi & bergerak di dunia kreatif, ada atlet sampai pengusaha motor akbar.

BERITA TERKAIT
Keberadaan PPP menegaskan koalisi Jokowi nasionalis-religius
Sindir PSI, Sekjen PDIP minta beri daftar cawapres tak sekadar demi elektoral
Ini isi surat untuk Jokowi supaya BBM jenis premium tak dijual saat Asian Games

Kepala Negara yang mengenakan celana jin berwarna biru, baju olah raga tangan panjang berwarna putih & sepatu kets, mengawali peringatan Sumpah Pemuda memakai bermain bulu tangkis beserta atlet berprestasi.

Dalam pertandingan bulu tangkis yang singkat ini, Jokowi berpasangan memakai atlet pria Kevin Sanjaya melawan Markus Fernaldi, yang berpasangan memakai atlet bulu tangkis perempuan Gregoria Mariska. Jokowi terlihat beberapa kali melancarkan smash.

Setelah bermain bulu tangkis, Jokowi lalu meninjau setiap stand yang ada di halaman Istana Bogor. Jokowi terlihat relatif berhenti lama saat berada di stand pengusaha di bidang motor custom, & menjual kostum ala bikers.

Pengusaha di bidang otomotif itu juga memboyong sekitar tiga motor & satu mobil. Setelah itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meninjau sejumlah food truck yang berjejer di samping kanan Halaman Istana Bogor.

Jokowi yang didampingi Mensesneg Pratikno, Menpora Imam Nahrawi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki & Kepala Badan Ekonomi Kreatif itu terlihat relatif lama saat meninjau food truck yang menjajakan dimsum.

Selanjutnya Kepala Negara & sejumlah menteri masih berkeliling meninjau stand & mengajak berbincang para tamu undangan.

Dalam sesi obrolan memakai kalangan pemuda, Jokowi mengaku jenuh memakai proses pendidikan yang ada saat ini. Sebab hampir seluruhnya proses pendidikan dilakukan di dalam kelas.

"Kalau bisa banding 40:60, 40 (belajar) di ruangan, 60 luar ruangan," ujar Jokowi sekaligus disambut meriah oleh kalangan pelajar yang berkesempatan hadir dalam perayaan tersebut.

Keinginan Jokowi juga disuarakan oleh Siti Soraya Cassandra atau lebih dikenal memakai Sandra, pemilik kebun Kumara. Kepada Jokowi, Sandra mengaku prihatin atas respons sejumlah pelajar terhadap alam.

Berdasarkan pengalamannya, beliau menceritakan nir sedikit pelajar merasa risih menginjak rumput pada awalnya. Namun, imbuh Sandra, beberapa pelajar tersebut mengaku bahagia memakai pengalaman baru menginjak rumput.

"Saya kaget ada anak yang enggak mau injak rumput. Mereka geli lah apalah, tetapi pas kami coba kasih pengertian gambaran mereka mau injak tanah & oh begini yah rasanya, adem dingin begitu lembek," ujar Sandra.

Mendengar cerita Sandra, Jokowi merespons bakal mempertimbangkan memanggil sejumlah pihak yang memiliki gagasan ataupun terobosan di dunia pendidikan.

Jokowi berkata sebagai negara maritim & agraris, masyarakat Indonesia khususnya kalangan pemuda mampu lebih kreatif memanfaatkan limpah ruah kekayaan alam yang dimiliki. Tidak hanya sekedar menanam.

"Saya kira pemikiran pemikiran anak muda seperti ini yang kita tunggu. Ada kesempatan akbar kita di sektor pertanian entah masuk ke dalam sektor apapun, on farm nya kah, packagingnya kah, inovasinya kah," ujar Jokowi menutup sesi obrolan.

Saat berada di stand motor custom, Jokowi sempat mencoba jaket berwarna hijau tua yang dipajang oleh brand Rawtype Riot.

"Keren. Keren. Keren," kata Jokowi.

Setelah mencoba jaket berwarna hijau tua tersebut, Kepala Negara juga mencoba sebuah kacamata berwarna hitam yang framenya terbuat dari kayu.

Tak hanya relatif mencoba jaket & kacamata, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menjajal menaiki salah satu motor aliran chopper yang dipajang oleh scene roda 2 tanah air.

"Ini (merek) Royal Enfield Pak," kata salah satu penjaga stand tersebut.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menjelaskan, tahun ini pemerintah bukan untuk 'merayakan' Sumpah Pemuda. Tetapi pemerintah bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak muda. Maka mereka diundang ke Istana Bogor.

"Bukan merayakan. Tapi memfasilitasi para pemuda. Pemuda maunya begini, & Presiden menyambut," kata Triawan.

Menurut Triawan, peringatan Sumpah Pemuda kali ini juga didesain oleh anak-anak muda. Maka tak heran, Istana Bogor terlihat seperti tongkrongan anak-anak muda. Halaman Istana Bogor yang berumput hijau ditaruh kursi santai layaknya orang yang tengah piknik. Jokowi, kata Triawan, juga tak ingin Sumpah Pemuda terkesan kaku.

"Ya udah jangan cuman upacara, kaku, beliau trauma. Ini konsep seperti di White House," ujarnya. [cob]