Pemain Belanda ini beber praktik korupsi di sepakbola Indonesia

Pemain Belanda ini beber praktik korupsi di sepakbola Indonesia

Image source: https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2015/12/07/634194/paging/670×335/adebayo-akinfenwa-rev2.jpg

Pemain Belanda ini beber praktik korupsi di sepakbola Indonesia

Pemain sumber Belanda, Kristian Adelmund, mengungkapkan bahwa masih timbul praktek korupsi di dalam sepakbola Indonesia. Menurutnya, problem korupsi tersebut menjadi problem utama dalam upaya memajukan sepakbola Indonesia.

BERITA TERKAIT
Rohit Chand tinggalkan Persija untuk sementara
Ditahan imbang Bhayangkara FC, instruktur Persija ogah komentari kinerja wasit
Gagal curi poin di kandang Bali United, Djanur keluhkan agresi PSMS

Aldemund sendiri pernah memperkuat sejumlah klub di Indonesia di antaranya Persela Lamongan dan PSS Sleman. Ia mengaku sudah jatuh cinta bareng atmosfer sepakbola di Indonesia. Namun demikian, beliau menceritakan pernah mengalami pengalaman buruk saat bergabung bareng salah satu klub.

Ia menceritakan pernah menerima pemecatan secara datang-datang tanpa diketahui sebabnya. Dengan cara itu, instruktur sebuah klub yang tidak disebutkan namanya, diklaim mampu mengambil laba langsung.

"Semuanya sempat berjalan baik dan para fans sangat menghargai saya. Namun datang-datang saya didepak tanpa belas kasihan. Dengan cara ini, instruktur mampu mengambil pemain baru dan memasukkan laba ke kantongnya sendiri," kata Adelmund pada Vice Sports via Indosport.

Bek 30 tahun tersebut menilai bahwa birokrasi sepakbola Indonesia saat ini memang sudah lebih baik daripada sebelumnya. Namun beliau berkata permanen saja praktek korupsi masih membayang-bayangi paras sepakbola Indonesia. Ia bahkan pernah melihat seorang petinggi tim lawan yang mengancam wasit bareng sebuah pistol.

"Meski keadaan semakin baik saat ini, korupsi permanen menjadi problem utama sepakbola Indonesia. Sebagai contoh, saya pernah melihat bos lawan membawa pistol ke ruang ganti wasit. Enda tidak perlu heran bareng hal itu di Indonesia," tuturnya.

Mantan pemain Feyenoord tersebut berdasarkan catatan transfermarkt pernah membela sejumlah klub di Indonesia di antaranya pernah bermain di Madura United dan PSS Sleman.

(ins/shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *