Protes Penonton TV Penggila Sepakbola

Protes Penonton TV Penggila Sepakbola

Image source: http://cdn.metrotvnews.com/dynamic/videos/2017/07/04/724176/QIGuKlWzfN.jpg?w=635

Protes Penonton TV Penggila Sepakbola

Paraaah ANTV & tvOne nih. Siaran ISL aja di rambang. Tempat kami baik yg gunakan parabola biasa atau tv kabel nggak sanggup nonton.

Kalimat protes tersebut diungkapkan Enggo Firwanto via Facebook (FB). ISL yang dimaksud adalah Indonesia Super League. Kekecewaan yang sama diungkapkan sang Tino Sudibyo. Kalimat Tino yang diposting via FB ini, mengaitkan-ngaitkan Abburizal Bakrie (ARB) menjadi pemilik ANTV & tvOne yang dipercaya nir peduli rakyat.

Katanya ARB peduli terhadap rakyat mungil. tapi buktinya mana? kok siaran Piala Konfederasi aja diacak? ANTV nir terjangkau, pasang tv kabel nggak punya buat iurannya. Payaaahhhh dehhhhhh….

Acak-mengacak tayangan sepakbola memang bukan kali ini saja. Ketika sepakbola masuk ke layar kaca stasiun televisi nasional, pengacakan kerap terjadi. Bukan cuma siaran ISL saja, tetapi siaran sepakbola Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, & Liga Champion juga kerap diacak.

Saya cukup kesal dengan penyiaran olahraga, khususnya bola kaki, sebab di Kabupaten TTU setiap kali siaran langsung bola, datang-datang langsung diacak. Apakah ini terdapat kerjasama dengan pihak-pihak pengusaha untuk mendapatkan laba? kata Paskalis Senu yang penulis kutip dari Kompas.com (30/1/2013) dengan nada kecewa. Paskalis adalah warga Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, yang wilayahnya persis di perbatasan dengan Distrik Oekusi, Timor Leste itu.

Barangkali Enda bertanya-tanya alasan pengacakan siaran sepakbola. Sebagian besar menerka, pengacakan ini terdapat interaksi dengan kepentingan urusan ekonomi, khususnya demi memasarkan produk televisi berlangganan yang bekerjasama dengan pertandingan sepakbola yang sedang ditayangkan langsung. Intinya, kalo mau nonton siaran langsung, silahkan bayar. Caranya? Langganan tv kabel. Enda yang tidak akan dibiarkan menyaksikan dengan hening siaran langsung sepakbola di stasiun televisi A, sebelum Enda berlangganan tv kabel, dimana stasiun televisi A itu terdapat di tv kabel itu. Begitulah kira-kira.

Seperti kita tahu, setiap stasiun televisi teresterial (non tv kabel) yang saat ini Enda nikmati di rumah tanpa membayar, itu sudah masuk ke jaringan tv kabel. Kebetulan, pemilik stasiun televisi teresterial juga mempunyai tv kabel. Contoh, MNC Group yang punya RCTI, MNC TV, & Global TV. Group ini punya MNC Sky Vision, yang meliputi Indovision, TopTV, & Okevision. Lalu EMTEK (pemilik SCTV & Indoesiar) punya Nexmedia; TransCorps punya OrangeTV; LPP TVRI punya Telkomvision & Yes TV. Cuma VIVA Media & Media Group yang nir mempunyai tv kabel. Meski tidak punya tvkabel, dua group yang membawahi ANTV & tvOne (Viva Media) serta Metro TV (Media Group) saat ini bekerjasama ke tv kabel milik Hary Tanoesudibjo, yakni Indovision.

Baik pemilik tv kabel juga stasiun televisi selaku pemilik hak siar tayangan langsung sepakbola, telah menjalin kesepakatan dengan. Kesepakatan ini diawasi sang pemegang hak siar sepakbola. Isi kontraknya, siaran langsung sepakbola hanya boleh ditayangkan di wilayah Indonesia saja, termasuk siaran via parabola (tv kabel). Kalo hingga provider televisi berbayar seperti StarHub mengeluh kepada distributor, maka stasiun televisi yang bersangkutan bakal dikenakan hukuman, bahkan sanggup hingga pencabutan hak siar. Soal pencabutan ini pernah terjadi saat TVRI menayangkan Thomas & Uber Cup 2010.

Strategi urusan ekonomi yang dilakukan pemilik tv kabel sebagaimana aku ceritakan di atas tersebut, boleh jadi menciptakan pelanggan Orange TV melonjak 300%. Para penonton televisi dipaksa untuk berlangganan Orange TV kalo mau menyaksikan Liga Inggris trend depan. Seperti Enda sudah baca di tulisan aku sebelumnya, Liga Inggris telah resmi dipegang sang Orange TV. Tv kabel ini telah meneken kontrak kerjasama dengan MP & Silva selaku pemegang hak siar Barclays Premier League (BPL) di Indonesia selama periode tiga trend ke depan, yakni 2013/2014 hingga 2015/2016.

Kanal Orange TV bakal menayangkan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sebanyak 380 pertandingan langsung BPL per trend. Selain itu, masih terdapat liputan-liputan menarik BPL di luar siarang langsung tersebut. Di Premier League Channel ini sudah niscaya akan ditayangkan pertandingan Super Big Match & pertandingan Big Match. Sekitar 75% pertandingan Manchester United bakal ditayangkan di Premier League Channel. Tentu saja, tidak semua penonton televisi sanggup menyaksikan siaran langsung sepakbola ini, apalagi Enda yang cuma televisi teresterial yang gartisan itu. Oleh karenanya, Enda dipaksa untuk berlangganan Orange TV.

Bagi resto-resto atau pun cafe-cafe yang mencoba bikin event nonton bareng, juga dihentikan sembarangan mengambil kesempatan. Yakni menciptakan promo nonton bareng supaya pelanggan resto & cafe tertarik nongkrong di tempat mereka. Sebab, nonton bareng Premier League wajib biar dengan Orange TV. Tv kabel ini juga punya hak siar Platinum, yang meliputi hak untuk public viewing Premier League atau dikenal di rakyat menjadi nonton bareng alias nobar. Hak tertentu inilah yang menciptakan pelanggan Orange TV melonjak 300 % & telah menhklaim punya lebih dari 115 ribu pelanggan di seluruh Indonesia kepada akhir 2012 lalu.

Terlepas dari lonjakan pelanggan Orange TV & juga kekecewaan warga soal pengacakan siaran sepakbola, sejak Juni hingga Juli ini, stasiun tvOne & ANTV telah & bakal menayangkan laga seru kelas mayapada dari ajang Piala Konfederasi yang berlangsung di Brasil, 16 Juni hingga 1 Juli & Piala Dunia U-20 di Turki, 21 Juni hingga 14 Juli.

"Kami berharap Piala Konfederasi & Piala Dunia U-20 menjadi tontonan yang menarik, & dinantikan-tunggu rakyat. Tapi semua sanggup terjadi kalau rekan-rekan wartawan ikut membantu kami dalam menyebar-luaskan berita kedua kejuaraan ini," kata Erick Thohir, Direktur Utama PT. Visi Media Asia Tbk (VIVA), yang adalah holding dari ANTV, tvOne, & portal VIVA.co.id. "Secara teknis Piala Konfederasi & Piala Dunia U-20 juga adalah uji coba sebelum tvOne & ANTV menayangkan Piala Dunia Brasil 2014," tambah Erick.

Piala Konfederasi Brasil melibatkan tim 8 terbaik di mayapada, yang mewakili 6 Konfederasi FIFA, yakni Brasil, Uruguay, Meksiko, Spanyol, Italia, Nigeria, Jepang, & Tahiti. Ajang ini adalah kejuaraan resmi FIFA yang selalu diselenggarakan setahun menjelang Piala Dunia & diselenggarakan di Brasil, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014.

"Piala Konfederasi menampilkan 16 pertandingan kelas mayapada & semuanya sanggup disaksikan di tvOne & ANTV. Kami putusan bulat menayangkan seluruh pertandingan secara simulcast, atau dengan-sama menjadi akibatnya jangkauan siaran kami semakin luas & tajam," terperinci Anindra Ardiansyah Bakrie, CEO tvOne.

Sementara itu Piala Dunia U-20 di Turki ditasbih menjadi kaldera candradimuka untuk menjadi pemain kelas mayapada ini, diikuti 24 Negara. Mega bintang Diego Maradona & Lionel Messi lahir dari ajang ini.

"Ini terobosan baru & untuk kali pertama terdapat di televisi nasional, sehabis tahun 1979. Piala Dunia U-20 ini nir kalah seru dengan ajang senior, penggemar sepakbola niscaya akan terhibur," kata Dudi Hendrakusuma, CEO ANTV.

Untuk Piala Dunia U-20 ini ANTV & tvOne akan menayangkan sebanyak 16 pertandingan. Tim Eropa seperti Inggris, Spanyol, & Perancis di favoritkan menjadi kampiun. Namun kuda hitam seperti Nigeria, Ghana , Turki, & Uruguay siap menyodok.

"Asyiknya mulai perempat final, Piala Dunia U-20 ini berlangsung di bulan Ramadhan. Jadi sanggup untuk menemani pemirsa menunggu sahur," tambah Dudi.

Walaupun menayangkan pertandingan secara bersamaan, namun konsep produksi tvOne juga ANTV akan berbeda. Untuk tvOne, akan menitik-beratkan kepada konsep pemberitaan & talkshow, sementara ANTV mengkedepankan unsur entertaiment.

"Berbeda tapi saling melengkapi, & tujuan kami supaya pemirsa puas & terhibur," kata Ardi yang diamini sang Dudi.

Piala Konfederasi & Piala Dunia U-20 yang disiarkan sang tvOne & ANTV ini seakan menjadi pemuas dahaga para pecinta sepakbola tanah air. Terlebih lagi, tvOne & ANTV juga tetap menayangkan langsung laga seru dari kompetisi Indonesia Super Leaque (ISL) & Divisi Utama (DU). tvOne akan menayangkan setiap hari Senin hingga Jumat, sedangkan ANTV kepada hari Sabtu & Minggu. Jadi, mulai medio Juni hingga Juli, tiada hari tanpa sepakbola di tvOne & ANTV. Semoga semua pertandingan seru ini nir diacak, menjadi akibatnya ANTV & tvOne sanggup memuaskan seluruh penonton televisi di tanah air, tanpa wajib berlangganan tv kabel.

Salam Sepakbola!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *